Dinas Perikanan Manggarai Barat Berupaya Mendongkrak PAD - FloresPos Net

Dinas Perikanan Manggarai Barat Berupaya Mendongkrak PAD

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 11:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KP2) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT terus berupaya mendongkrak penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) itu/Dinas KP2 tahun 2024, walau tidak mudah.

Kepala Dinas KP2 Mabar, Fatinci Reynilda, kepada FloresPos. Net di Labuan Bajo belum berselang, mengatakan hingga 12 November 2024 realisasi sementara PAD dinasnya (KP2) baru mencapai Rp.438.664.500 atau 44% dari target Rp1 miliar.

“Kita terus berupaya supaya PAD kita naik, setidaknya lima puluh persen, itu butuh kerja keras dan tidak mudah,” kata Kadid yang akrab disapa In itu.

Penyebab belum maju-majunya realisasi PAD dimaksud, kata Kadis In, karena sejumlah hal. Di antaranya, untuk BBI Ngorang Dinas KP2 sedang melakukan proses pendroping benih dan pakan ikan ke kelompok masyarakat, setelah hal itu baru proses PAD-nya.

Baca Juga :  Pencarian Hari Kedelapan WNA Spanyol Korban Tenggelam KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Masih Nihil

Kedua, untuk Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Ujung kendalanya ada penurunan biaya sewa kios dan lapak, tahun lalu lebih besar dari tahun ini, 2024, sesuai luas kios atau lapaknya.

Kemudian cuaca kurang bagus sehingga berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan menurun, ikan masuk ke TPI jadi sedikit. Hal ini juga berdampak pada penurunan penerimaan retribusi.

Tidak hanya itu, praktek kurang jujur nelayan, antara lain mereka menghindar bongkar ikan di TPI di luar jam kerja petugas (KP2). Bongkar ikan antara jam 5 sampai jam 10 pagi Wita, tetapi nelayan bongkar tengah malam, sehingga lolos dari pungutan retibusi Rp.10 ribu/kilogram (kg), sesuai Perda pajak dan retribusi daerah, kata Kadis In.

Masih Kadis In, Dinas KP2 terus mendorong para pihak supaya membuka industri pengalengan ikan atau pabrik tepung ikan di Mabar. Ikan tertentu di Mabar tidak banyak yang beli/kurang peminat karena tulangnya banyak.

Baca Juga :  Semana Santa Larantuka 2026, Ini Pesan Pewaris Kerajaan Larantuka

Juga mendorong masyarakat untuk industri rumahan/UMKM, seperti abon ikan, bakso ikan, sambal ikan dan lain-lain. Juga mendorong perbanyak pengepul ikan. Hal-hal ini untuk mengatasi surplus ikan pada musim-musim tertentu.

Sebagai misal pas musim cumi, atau sencara atau ikan lamari dan lain-lain, itu hasilnya berlimpah. Hal ini bisa mengakibatkan harga turun tajam. Tetapi kalau banyak pengepul, itu bisa dibawa jual ke daerah lain seperti ke Jawa Timur dan lain-lain setelah dikeringkan. Karena di sana banyak industri pengalengan ikan, pabrik tepung ikan dan lain-lain, kata Kadis In yang saat itu ditemani Hari pegawai setempat *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Berita ini 306 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Berita Terbaru