ENDE, FLORESPOS.net-Dinas Kesehatan Kabupaten Ende bekerjasama dengan dokter spesialis kejiwaan RSUD Ende melaksanakan kegiatan visitasi kesehatan jiwa di sejumlah puskesmas yang tersebar di wilayah tersebut.
Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 28 April hingga 3 Juli 2025 dengan sasaran utama peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan jiwa di tingkat pelayanan dasar.
Kegiatan visitasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari strategi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan kasus-kasus gangguan kejiwaan lainnya yang sering kali belum tertangani secara optimal di tingkat puskesmas.
Sebanyak 14 puskesmas menjadi lokasi pelaksanaan visitasi, mencakup wilayah pesisir, dataran tengah, hingga wilayah perbukitan.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tim terdiri dari, Dokter Spesialis Kejiwaan, Perawat jiwa sekaligus pengelola Jiwa di Dinkes Ende, Pengelola Kesehatan Jiwa di Puskesmas beserta Kepala Puskesmas.
Kegiatan utama dalam visitasi ini meliputi kunjungan rumah, pengobatan, edukasi patuh obat, edukasi terkait pelayanan kesehatan jiwa, edukasi kepada keluarga dan masyarakat untuk mengurangi stigma terhadap ODGJ.
Maria Theresia M. Elsina, Penangungjawab Kesehatan Jiwa Dinkes Ende yang terlibat secara langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan mengatakan, visitasi ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan jiwa di tingkat primer.
Melalui kegiatan ini, katanya, dokter spesialis memberikan layanan langsung kepada pasien, membina serta meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan puskesmas dalam penanganan masalah kejiwaan, dan memastikan integrasi layanan dengan sistem rujukan.
Selain itu, visitasi juga berfungsi sebagai sarana supervisi, monitoring, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kesehatan jiwa di puskesmas guna mendukung pelayanan yang komprehensif dan berkesinambungan.
“Kami ingin memastikan bahwa pasien-pasien dengan gangguan jiwa yang dipasung dan yang putus obat tetap mendapat pelayanan yang layak meski berada jauh dari rumah sakit rujukan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi dan pendampingan bagi petugas kesehatan di puskesmas,” kata Maria.
Penulis : Djho Izmail (Kontributor)
Editor : Willy Aran
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










