‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot - FloresPos Net - Page 3

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menelaah fenomena ini melalui kacamata sosiologi membuka pemahaman yang lebih dalam dan manusiawi. Émile Durkheim, sosiolog klasik, menjelaskan bahwa bunuh diri sering kali merupakan gejala ‘disfungsi struktur sosial’, bukan semata-mata kegagalan individu.

Kasus siswi SMA yang menyendiri merefleksikan apa yang disebut Durkheim sebagai ‘bunuh diri egoistik’. Kondisi ini terjadi ketika integrasi sosial individu dengan komunitasnya melemah. Hilangnya ‘ruang aman’ untuk berbagi beban membuat jaring pengaman sosial menjadi rapuh.

Baca Juga :  Peran Strategis Inpres Jalan Daerah untuk Pemerataan Ekonomi dan Kawasan 3TP

Di sisi lain, kematian siswi SMP akibat ditinggal sang ibu adalah contoh nyata ‘bunuh diri anomik’. Guncangan norma dan kehilangan figur pengasuh utama menghancurkan tatanan emosional remaja tersebut secara tiba-tiba.

Fenomena ‘left-behind children’ atau anak yang ditinggalkan akibat migrasi tenaga kerja memperparah kondisi ini. Anak-anak kehilangan figur lekat (attachment figure).

Pengasuhan dialihkan kepada kerabat yang mungkin mengalami kesenjangan komunikasi antargenerasi. Akibatnya, remaja menjadi sangat rentan terhadap ‘stresor eksternal’ tanpa memiliki saluran konsultasi yang memadai di rumah.

Baca Juga :  Reklamasi Peran Guru Dalam ‘Toing, Titong, Tatong’ Bagi Generazi Z

Ketimpangan struktural juga memainkan peran penting dalam dinamika ini. Flores Timur merupakan wilayah kepulauan yang secara geografis dan ekonomi berada di area periferal.

Keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan jiwa dan tenaga profesional merupakan bentuk kekerasan struktural yang nyata. Masyarakat dipaksa menanggung beban kesehatan mental sendirian tanpa dukungan institusional yang memadai.

Berita Terkait

Di Balik Tumpukan Sampah Pesisir Waiwerang: Menagih Solusi, Bukan Sekadar Imbauan
Pertanian Sektor Utama Penggerak Perekonomian Kabupaten Ende
Sumpah yang Dimudahkan
Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan
Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)
Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:26 WITA

Di Balik Tumpukan Sampah Pesisir Waiwerang: Menagih Solusi, Bukan Sekadar Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Pertanian Sektor Utama Penggerak Perekonomian Kabupaten Ende

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Sumpah yang Dimudahkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA