Kedua, perlawanan politik merupakan mobilisasi kekuatan sipil untuk menuntut pengawasan konstitusional yang tajam, transparansi tanpa celah, serta desakan penggunaan pisau hukum pidana untuk melakukan amputasi bedah presisi terhadap para koruptor.
Penutup
Pada akhirnya, dengan tegas kita nyatakan bahwa korupsi adalah parasit ganas yang wajib diamputasi tanpa ampun menggunakan pisau hukum yang tajam dan dingin. Sementara itu, pajak adalah aliran darah murni yang menjaga seluruh organ peradaban tetap bernapas dan berdenyut.
Memotong aliran darah demi mematikan parasit tidak akan pernah menyembuhkan penyakit; tindakan itu justru membunuh seluruh tubuh bangsa itu sendiri. Koruptor adalah musuh bersama yang harus digulung tanpa kompromi melalui instrumen hukum negara.
Namun kini, sebuah pertanyaan kritis membentang di hadapan kita: sudahkah kita, sebagai warga negara, mendorong dan memastikan aparat penegak hukum bertindak jujur, berani, serta tanpa pandang bulu dalam memburu para koruptor tersebut?*
Penulis adalah Mahasiswa Pajak STPI Jakarta
Editor : Wall Abulat










