Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban - FloresPos Net - Page 3

Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua, perlawanan politik merupakan mobilisasi kekuatan sipil untuk menuntut pengawasan konstitusional yang tajam, transparansi tanpa celah, serta desakan penggunaan pisau hukum pidana untuk melakukan amputasi bedah presisi terhadap para koruptor.

Penutup

Pada akhirnya, dengan tegas kita nyatakan bahwa korupsi adalah parasit ganas yang wajib diamputasi tanpa ampun menggunakan pisau hukum yang tajam dan dingin. Sementara itu, pajak adalah aliran darah murni yang menjaga seluruh organ peradaban tetap bernapas dan berdenyut.

Baca Juga :  Menenun Indonesia dari Kampung (Membidik Kampus Lokal sebagai Persemaian Intelektual)

Memotong aliran darah demi mematikan parasit tidak akan pernah menyembuhkan penyakit; tindakan itu justru membunuh seluruh tubuh bangsa itu sendiri. Koruptor adalah musuh bersama yang harus digulung tanpa kompromi melalui instrumen hukum negara.

Baca Juga :  Quo Vadis Kurikulum Merdeka Belajar dan Projek Profil Pelajar Pancasila: Menanti Kurikulum Baru Untung atau Buntung? (1)

Namun kini, sebuah pertanyaan kritis membentang di hadapan kita: sudahkah kita, sebagai warga negara, mendorong dan memastikan aparat penegak hukum bertindak jujur, berani, serta tanpa pandang bulu dalam memburu para koruptor tersebut?*

Penulis adalah Mahasiswa Pajak STPI Jakarta

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Sinodalitas sebagai Jalan Rekonsiliasi
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Spillover Effect Labuan Bajo dan Masa Depan Pantura Flores
Piala Dunia, ‘Keabadian’ Misi Jules Rimet dan Epistemologi Rerum Novarum
Membangun Bisnis Ramah Keanekaragaman Hayati Berbasis Masyarakat Lokal
Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal
Demokrasi Desa yang Bermartabat
Paradoks Jalan Swadaya dan Ancaman Sistem Transportasi Nasional
Berita ini 257 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:41 WITA

Sinodalitas sebagai Jalan Rekonsiliasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:49 WITA

Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban

Senin, 20 Juli 2026 - 11:48 WITA

Spillover Effect Labuan Bajo dan Masa Depan Pantura Flores

Senin, 20 Juli 2026 - 08:53 WITA

Piala Dunia, ‘Keabadian’ Misi Jules Rimet dan Epistemologi Rerum Novarum

Berita Terbaru

Opini

Sinodalitas sebagai Jalan Rekonsiliasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 16:41 WITA

Advertorial

Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:02 WITA