Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT - FloresPos Net - Page 2

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yolianda menyoroti pembangunan infrastruktur berskala besar, pariwisata berbasis investasi, perkebunan monokultur, pertambangan mineral dan batu bara (minerba) maupun tambang ilegal, proyek panas bumi (geothermal), hingga industri tambak garam yang semakin mengepung ruang hidup masyarakat di NTT.

Menurutnya, ekspansi investasi tersebut justru berbanding terbalik dengan narasi kesejahteraan yang dijanjikan.

Dirinya menegaskan bahwa pembangunan ekstraktif tidak hanya gagal menjawab akar persoalan krisis iklim, tetapi juga memperparah kerusakan ekologis, mempersempit akses masyarakat terhadap tanah, air, dan sumber penghidupan.

Serta meningkatkan kerentanan kelompok yang selama ini berada di garis depan krisis, terutama perempuan.

Baca Juga :  Bupati Ende Sebut Anggaran Kegiatan Penunjang di DPRD Rp 8 M, Ini Klarifikasi dan Penjelasan Pimpinan Dewan

“Dalam konteks ini, krisis iklim dan pembangunan ekstraktif saling berkelindan, menciptakan beban berlapis bagi masyarakat dan memperdalam ketidakadilan sosial maupun ekologis di NTT,” ucapnya.

Linda Tagie dari Solidaritas Perempuan Flobamoratas mbongkar berbagai bentuk perlawanan yang menubuh pada perempuan, yang terwujud melalui empat dimensi utama: ekspresi, tubuh, pikiran, dan hasil kerja perempuan.

Linda menjelaskan bahwa tubuh perempuan kerap menjadi medan pertempuran antara resiliensi, diskriminasi, dan eksploitasi.

Ia menyebutkan, di tengah krisis yang terus berlangsung, perempuan dituntut untuk bertahan dan menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga maupun komunitas, namun pada saat yang sama mereka menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan yang membatasi hak dan kebebasan mereka.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Nagekeo, Ada Kubangan Coklat di Ruas Utama Menuju Kampung Dhawe

“Perlawanan yang diwujudkan melalui ekspresi perempuan sering kali menjadi sasaran penghinaan, stigmatisasi, dan upaya pembungkaman, bahkan rentan diseksualisasi,” ujarnya.

Linda melanjutkan,pikiran dan pengetahuan perempuan kerap didiskreditkan oleh hegemoni patriarki yang menempatkan perempuan sebagai pihak yang dianggap tidak layak berada di ruang-ruang pengambilan keputusan maupun ruang publik untuk menyampaikan pendapat.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 September 2026 - 12:21 WITA

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Berita Terbaru

Opini

Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:58 WITA

Nusa Bunga

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:24 WITA

Advertorial

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:21 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Di Balik Status yang Berakhir

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:57 WITA