Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere - FloresPos Net - Page 2

Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ia mentyebutkan dengan bekerja di luar negeri maka dirinya bisa membuat orang tua bangga dan bisa membantu biaya bagi orang tua di kampung halaman.

Hal serupa juga disampaikan Indriani Saputri mahasiswi D3 Keperawatan semester IV lainnya yang memilih melanjutkan studi perguruan tinggi di Stikes Santa Elizabeth.

Putri sapaannya mengaku sejak kecil dirinya bercita-cita menjadi perawat dan di kampus ini tersedia banyak bantuan biaya kuliah sehingga bisa meringankan beban orang tuanya.

“Kita diberi akses dan dipermudah untuk mendapatkan keringanan biaya atau beasiswa. Yang utama tentunya adanya peluang bekerja ke luar negeri karena saya ingin sekali bisa bekerja di Jepang,” ucapnya.

Baca Juga :  Kondisi Terkini Gunung Lewotobi Laki-laki yang Meletus, Abu Vulkanik Tebal Masih Menutup Kawah

Alfanturanus Agung mahasiswa D3 Keperawatan semester IV lainnya juga sependapat dan dirinya tertarik karena ada kuliah Bahasa Jepang sehingga mempermudah dirinya untuk bekerja ke Jepang nantinya.

Alfan dan para mahasiswa lainnya sejak tingkat satu sudah memilih untuk apakah mendalami Bahasa Jepang, Inggris atau Jerman sehingga mereka sudah sedikit memahami bahasa dari negeri Sakura ini.

“Kalau boleh jujur, kalau saya itu yang paling saya rasakan adalah rasa diperhatikan. Di sini kalau kita kurang dalam akademik, misalnya kita jarang ke sekolah, kita mulai malas-malasan ke kampus, dosen dan pihak kampus selalu datang untuk benar-benar pendekatan secara pribadi kepada mahasiswa,” ungkapnya.

Baca Juga :  GMNI dan BEM IFTK Ledalero Bersama Pedagang Demo Persoalkan Ketiadaan Dokter Anestesi

Alfan mengakui dengan pendekatan yang dilakukan pihak kampus membuat mahasiswa akhirnya bisa bertahan dan juga semakin punya motivasi untuk melanjutkan kuliah.

Waktu perkuliahan di Stikes Santa Elisabet setiap hari Senin sampai Sabtu dimana hari Senin sampai Jumat dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore sedangkan hari Sabtu praktek.

Ketiga mahasiswi dan mahasiswa ini mengakui fasilitas perkuliahan di kampus ini lumayan bagus dan memadai sehingga sangat membantu mahasiswa dalam menempuh pendidikan.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil
Gerakan Pangan Murah di Ende, Bulog Layani 4 Ton Beras kepada Warga
137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka
Terapkan Tabela, Manggarai Barat Butuh Seribu Lebih Ton Benih Padi Berlabel
Kisah Raja Amanuban Usi Don Louis Nope Melawan Pendudukan Belanda
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:37 WITA

Gerakan Pangan Murah di Ende, Bulog Layani 4 Ton Beras kepada Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:25 WITA

137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:45 WITA

Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka

Berita Terbaru

Opini

Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:52 WITA