“Kami di kampus juga ada salah satu ekstrakurikuler yaitu jurnalis kampus. Saya dan juga teman saya lima orang kami tergabung dalam jurnalis kampus dan sudah ada beberapa kegiatan kampus yang diadakan kami sempat membuat liputannya juga,” ungkap Claudia.
Claudia, Fitri dan Alfan mengaku ketiganya tamatan SMA jurusan IPS sehingga semester awal perlu penyesuaian sebab kuliah di jurusan kesehatan tidak gampang apalagi di keperawatan.
Apalagi kata mereka bertiga tugas mata kuliah apalagi saat praktek sehingga membuat waktu luang sedikit sekali karena terpakai untuk mengerjakan tugas-tugas.
“Tetapi kalau sudah masuk semester tiga sudah terbiasa dan sudah ada penyesuaian sehingga tidak merasa berat lagi. Tapi semua itu tergantung dari pribadi kita masing-masing,” ungkap Putri.
Lanjut Putri, kalau memang mahasiswa tersebut serius untuk mendalami ilmu yang baru, pasti tidak susah apalagi dosen-dosen di kampus ini juga sangat peduli dengan mahasiswa, selalu memberi motivasi sehingga itu mempermudah mahasiswa menyesuaikan diri.
Claudia berharap kampus Stikes Santa Elisabeth yang sekarang sudah ada penambahan 2 program studi S1 Fisioterapi dan S1 Informatika Medis semoga banyak mahasiswa yang semakin berminat untuk masuk ke kampus ini.
Dirinya juga berharap pembangunan gedung-gedung baru di lokasi kampus yang sedang dilaksanakan bisa berjalan dengan lancar agar bisa menampung lebih banyak mahasiswa.
Putri berharap kalau bisa kedepannya Stikes Santa Elisabeth bisa lebih berjaya dan professional serta bisa menambah program studi baru yakni S1 Keperawatan dan Ners.
“Saya dan teman-teman lain banyak yang bermimpi bisa bekerja di Jepang sehingga bisa membuat bangga orang tua dan keluarga. Kami ingin menjadi perawat professional,” pungkasnya.
Bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di Stikes Santa Elisabeth Lela Keuskupan maumere bisa mendatangi kampus yang berlokasi di Jalan Mapitara No.2 Kelurahan Kabor, Kota Maumere persisnya di belakang SMA John Paul II Maumere. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Anton Harus










