“Saya berharap dengan hadirnya kami di Maumere ada kawan-kawan, adik pembalap usia PON yang bisa memainkan motor standar yang bisa kami dapatkan di grass track Maumere ini dan biarlah peserta PON lahir di Maumere,” ungkapnya.
Sokan mengatakan, dirinya sudah diperintahkan oleh ketua IMI NTT agar setelah kembali dari kejuaraan grass track di Maumere sudah harus mengantongi 4 nama pebalap yang akan dipersiapkan menjadi atlet PON mewakili NTT.
Dirinya juga terkesan dengan arena atau sirkuit grass track di Desa Watugong Maumere yang menurutnya paling bagus dari semua lokasi grass track yang ia kunjungi saat pertandingan.
“Saya minta di panitia kalau bisa beri saya foto udara yang bisa menangkap semua sirkuit ini agar bisa saya kirim ke PB IMI agar bisa ditetapkan.Bila ditetapkan NTT menjadi tuan rumah grass track maka Flores bisa menjadi tuan rumah grass track di PON 2028,” ungkapnya.
Sokan mengakui cabang olahraga otomotif terus didorong di NTT sebab pihaknya meyakini dari sekian banyak olahraga yang ada, cabang olahraga bermotor mampu menyuguhkan atraksi.
Ia menegaskan, cabang olahraga otomotif mampu menciptakan suasana yang begitu kondusif buat masyarakat kita dimanapun berada.
Dirinya mengatakan, kalau cabang olahraga lain ada supporter yang datang dan sudah ada kelompok masing-masing, tetapi kalau kendaraan bermotor tidak ada supporter.
Dia menjelaskan, kalau pertandingan kendaraan bermotor, semua orang datang ingin menonton siapapun pembalapnya karena pasti ada atraksi luar biasa yang menghibur masyarakat sekalian yang hadir.
“Saya keliling NTT Tidak pernah ada resiko berantam yang terjadi antara para supporter ketika event itu mau diselenggarakan, sementara diselenggarakan atau bahkan selesai diselenggarakan,” pungkasnya.
Sekertaris IMI Cabang Sikka Charly Mbue memaparkan, dalam kejuaraan grass track open turnamen piala bupati Sikka cup serie 1 yang diselenggarakan di sirkuit Desa Watugong diikuti oleh 250 pembalap.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










