LARANTUKA, FLORESPOS.net-Masih dalam rangkaian semarak Pesta Berlian (75 tahun) lembaga pendidikan SMPS Katoli Mater Inviolata Larantuka menggelar seminar sehari mengenai kualitas pendidikan sekolah Katolik dulu, sekarang dan akan datang.
Seminar berlangsung di aula baru SMPS Katolik Mater Inviolata di Balela, Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT ini mengusung tema “Membangun Kualitas Sekolah Katolik Menuju Masa Depan (Dulu, Sekarang, dan yang akan datang).
Seminar dipandu moderator Yakobus Ara Kian, S.Sos., M.Ap menghadirkan narasumber, Romo Yohanes Hans Montero dan Dr Bernard de Rosari, SP., MP. Moderator dan narasumber ini, merupakan alumni SMPS Katolik Mater Inviolata Larantuka.
Romo Yohanes Hans Montero saat memaparkan materinya lebih pada menggali dan mengangkat mengenai kualitas pendidikan Katolik, peluang dan tantangan generasi mendatang.

Romo Hans Montero juga menitipkan sejumlah hal untuk peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran, serta kemajuan dan kemandirian SMPS Mater Inviolata dengan harapan menjadi nabi di masa depan.
Sementara Dr Bernard menceritakan mengenai pengalaman selama mengeyam pendidikan di lembaga pendidikan milik Kongregasi SSpS Flores Bagian Timur itu.
Dr Bernard juga berharap, SMPS Katolik Mater Inviolata tetap mengedepankan dan menerapkan disiplin, eksklusif dan moralitas sebagai sekolah Katolik yang berkualitas dan bermutu.
Hadir pada seminar itu, Kepala SMPS Katolik Materi Inviolata, Suster Ermelinda Seri Ngampu, Wakil Kepala Sekolah yang juga Ketua Panitia Pesta Berlian, Marsianus Toeng Peurape, alumni, orang tua murid, guru, pegawai, dan perwakilan lembaga pendidikan lain di Kota Larantuka.
Kepala SMPS Katolik Mater Inviolata, Suster Ermelinda Seri Ngampu, S.Pd., M.Pd., sebelumnya mengatakan, seminar pendidikan itu merupakan rangkaian kegiatan Pesta Berlian yang puncaknya dirayakan pada tanggal 2 Agustus 2023.
Suster Ermelinda mengatakan, peringatan hari ulang tahun dan perayaan Pesta Berlian sesungguhnya hendak mengajak semua sejenak merefleksi kembali jejak sejarah panjang sekolah yang bernaung di bawah sayap Yayasan Santo Gabriel.

Tak hanya itu, menurut Suster Ermelinda, sekaligus mensyukuri karya agung Allah Tritunggal Maha Kudus yang telah, sedang dan terus memberi semangat dan daya dorong bagi semua para mantan Kepala Sekolah, mantan guru dan pegawai, serta alumni dari setiap generasi yang tersebar di seluruh nusantara dan di luar negeri, yang kini telah menjadi orang-orang hebat.
“Peringatan ulang tahun ke-75, menjadi momentum untuk mensyukuri karya agung Tri Tunggal Maha Kudus atas rahmat, berkat dan penyertaan-Nya,” katanya.
“Seraya memohon kiranya dalam semangat Komunio Allah Tritunggal kita menciptakan momentum Berlian sebagai landasan kokoh menuju SMPS Katolik Mater Inviolata yang mampu menyelenggarakan 100 persen pembelajaran sesuai perkembangan zaman dengan semangat komunio Allah Tritunggal,” kata Suster Ermelinda.
Pantauan Florespos.net, seminar pendidikan itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain pemaparan materi dari para narasumber, juga dibuka dialog interaktif dengan para peserta seminar.
Pada Sabtu (29/7/2023) sore pukul 16.00 Wita, diadakan kegiatan Temu Kangen Alumni mulai angkatan 1948 hingga 2022. Kegiatan Temu Kangen Alumni dengan penyalaan api unggun berlangsung di halaman aula baru SMPS Katolik Mater Inviolata Larantuka. *
Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus










