Warga Manggarai Timur Diminta Waspada Rabies - FloresPos Net

Warga Manggarai Timur Diminta Waspada Rabies

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur mencatat sebanyak 8 orang meninggal dunia digigit Hewan Penular Rabies (HPR) sejak 2023 hingga tahun 2025.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Pranata Kristiani Agas, Senin (4/8/2025) mengatakan, kasus HPR di Manggarai Timur terus meningkatkan setiap tahun.

Menurut Kristiani, jumlah warga yang digigit kurang lebih tiga tahun 5.239 Warga. Pada tahun 2023 tercatat 1.919 orang warga yang digigit HPR.

“Dari jumlah tersebut 2 orang korban meninggal dunia yakni dari wilayah kerja Puskesmas Lebi, dan Puskesmas Tilir,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Ngada Andreas Resmikan Sentra Industri Kerajinan Masyarakat Bambu

Selanjutnya pada Tahun 2024, kata Kristiani, sebanyak 1.926 orang warga yang terkena gigitan HPR. Dari jumlah itu, 4 orang korban di antaranya meninggal dunia yakni dari wilayah kerja Puskesmas Lalang, Puskesmas Colol, Puskesmas Mamba, dan Puskesmas Benteng Jawa.

Pada Tahun 2025, hingga bulan  Juni 2025, sudah sebanyak 1.394 orang digigit HPR. 2 diantaranya meninggal dunia yaitu dari wilayah kerja Puskesmas Ketang, dan wilayah kerja Puskesmas Lawir.

“Sejauh ini untuk stok vaksin anti rabies baik VAR maupun SAR, di setiap Puskesmas masih tersedia vaksin anti rabies,” kata Kristiani.

Baca Juga :  Bupati Sikka Apresiasi Upaya Pelestarian Tenun Ikat oleh Balai Pelestarian Kebudayaan NTT

Kristiani meminta seluruh masyarakat Manggarai Timur agar selalu waspada dengan HPR. Jika digigit hewan penular rabies seperti anjing, kucing, monyet dan jenis HPR lainya agar segera melaporkan ke petugas kesehatan terdekat atau ke pemerintah untuk diambil tindakan dengan penyuntikan VAR maupun SAR.

Selain itu, menjaga bersama supaya hewan peliharaan seperti anjing supaya dikandang untuk menjaga kebaikan dan keselamatan kita semua dari bahaya HPR. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA