Erik Paji Kembangkan Hortikultura di Lahan Miring Gunakan Sistem Irigasi Tetes - FloresPos Net - Page 3

Erik Paji Kembangkan Hortikultura di Lahan Miring Gunakan Sistem Irigasi Tetes

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erik Paji, petani milenial Desa Ladogahar, Kecamatan Nita

Erik Paji, petani milenial Desa Ladogahar, Kecamatan Nita

Irigasi tetes merupakan sistem pemberian air pada tanaman dengan cara membiarkannya menetes secara perlahan ke akar, baik di permukaan tanah maupun langsung ke akar tanaman melalui jaringan pipa dan emitor.

“Saya menggunakan sistem irigasi tetes untuk menghemat air dan pupuk, serta menjaga kelembaban tanah di area perakaran. Saya lakukan modifikasi lagi sehingga biayanya lebih murah,” terang Erik.

Erik mengatakan sistem irigasi tetes sederhana yang dibuatnya dapat membantunya dalam kegiatan penyiraman sehingga lebih efektif menggunakan air dan juga hemat tenaga kerja.

Baca Juga :  Dinas PMD Flores Timur Sedang Verifikasi Berkas Pemekaran Desa

Dirinya pun saban tahun menerima para pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Provinsi NTT yang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dengan jangka waktu sebulan hingga tiga bulan.

“Sejak sekitar tahun 2017 atau 2018 saya sudah menerima pelajar dan mahasiswa untuk PKL sehingga kalau sampai dengan sekarang sekitar 7 sampai 8 tahun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Uskup Maumere Edwaldus Nyatakan Perang Melawan Perdagangan Orang

Erik mengatakan, awal bulan Mei 2025 ini permintaan tomat dan cabai keriting lumayan bagus dan pembeli pun langsung membeli di lahan pertaniannya.

Tpmat dijual dengan harga Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per kilogramnya dan cabai keriting dilepas dengan harga Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogramnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Berita ini 227 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA