Erik Paji Kembangkan Hortikultura di Lahan Miring Gunakan Sistem Irigasi Tetes - FloresPos Net - Page 2

Erik Paji Kembangkan Hortikultura di Lahan Miring Gunakan Sistem Irigasi Tetes

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erik Paji, petani milenial Desa Ladogahar, Kecamatan Nita

Erik Paji, petani milenial Desa Ladogahar, Kecamatan Nita

Sarjana Pertanian Universitas Nusa Nipa (Unipa) ini mengatakan,dirinya membuat terasering bangku dengan menggunakan bambu ataupun dari hasil gulma dan lain sebagainya yang harus digunakan untuk penguat.

Setelah itu lanjutnya, dilakukan pengolahan tanah sedemikian rupa sehingga membentuk terasering dan justru ketika melakukan konservasi terasering seperti ini, kita mengurangi laju atau erosi tanah.

“Sehingga walaupun di musim hujan, terasering dapat mengurangi aliran permukaan tanah yang diakibatkan oleh hujan,” jelasnya.

Budidaya Hortikultura

Selama ini jenis tanaman atau komoditi yang ditanam di lahan tersebut, hampir semua jenis komoditi hortikultura seperti aneka sayuran dan buah-buahan seperti semangka dan melon.

Baca Juga :  Yosep Badeoda Jelaskan Tagline Ende Baru yang Diusung Paket Deo Do di Pilkada Ende

Erik mengakui, meski melakukan budidaya hortikultura di lahan miring, produktifitasnya sama saja dengan di lahan datar karena semuanya tergantung pemeliharaan tanaman terkait dengan teknis budidaya.

“Perlu diperhatikan pengolahan tanah, pemberian nutrisi atau pupuk, pengendalian hama penyakit dan juga penanganan panen dan pasca-panennya. Kalau untuk biaya pengolahan lahan, di lahan miring  biaya awalnya lebih besar,” ungkapnya.

Erik melanjutkan, ketika kita sudah membentuk atau membuat lahan miring menjadi lahan datar, maka lahan tersebut akan sama dengan lahan datar pada umumnya.

Baca Juga :  74 Babi di Sikka Mati, Flores Timur Waspada ASF

Ia mengakui memang ada kesulitan budidaya hortikultura di daerah sebab terkendala cuaca dan curah hujan yang tinggi namun terkadang curah hujan juga tidak menentu akibat perubahan iklim.

“Untuk tahun ini curah hujannya bagus, sehingga kebutuhan air itu yang biasanya menggunakan air dari pipa Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) berkurang,” ungkapnya.

Irigasi Tetes

Lahan pertanian di Desa Ladogahar milik anak muda sarjana pertanian jebolan Unipa ini semuanya telah menggunakan irigasi tetes yang dimodifikasi sehingga membutuhkan biaya murah.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Berita ini 227 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA