Kadis KP2 Mabar, Beras Labuan Bajo Kelas Super Premium - FloresPos Net

Kadis KP2 Mabar, Beras Labuan Bajo Kelas Super Premium

- Jurnalis

Rabu, 14 Juni 2023 - 14:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS. net – Fatincy Reinilda, Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan dan Perikanan (KP2) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT), tegaskan kualitas beras merek Labuan Bajo berkelas super premium.

Kadis Reinilda mengatakan itu kepada FloresPos. Net di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurut Kadis Reinilda, ijin edar beras Labuan Bajo dikeluarkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar Nomor: DKPP: 271/V/2023 Tanggal 4 Mei 2023. Nama perusahan Beras Labuan Bajo adalah Mulia Tani.

Lanjut Kadis Reinilda, Dinas KP2 Mabar mengeluarkan ijin edar untuk beras Labuan Bajo setelah keluar hasil pengujian dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT yang bekerja sama dengan lembaga lain.

Baca Juga :  Inkubasi Bisnis, NGO Bakal Bikin Pelatihan UMKM Di Labuan Bajo

Dingkapkan Kadis Reinilda, hasil pengujian laboratorium lembaga tersebut menerangkan bahwa kualitas beras Labuan Bajo di atas beras kelas medium I dan II serta premium. Misalnya antara lain butir kepala beras premium minimal 85.00 %, beras medium I 80.00 %, beras medium II 75.00 %, sedangkan beras Labuan Bajo 91.0 %. Butir patah untuk beras premium maksimum 14,50 %, beras medium 1 18.00 %, beras medium II 22.00 %, sementara beras Labuan Bajo 8,59 %.

“Berarti kualitas beras Labuan Bajo Mabar sudah kelas super premium, karena mutunya sudah di atas kelas premium maupun medium I dan II, ” tegas Kadis Reinilda.

Masih Kadis Reinilda, sehubungan dengan ini, Dinas KP2 Mabar juga bekerjasama dengan para pihak melakukan uji residu/kandungan pestisida, dan itu sudah dilakukan, hasilnya negatif. Artinya beras Labuan Bajo aman dikonsumsi.

Baca Juga :  700 Dosen CPNS Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Pihak Mulia Tani selama ini telah menjalin kerja dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bengkes Nai Lembor, Kecamatan Lembor, Mabar sebagai sumber padi/beras untuk beras Labuan Bajo, tambah Kadis Reinilda.

Secara terpisah pemilik perusahan Mulia Tani Labuan Bajo, Charles Angliwarman, mengklaim bahwa beras Labuan Bajo sudah mendapat ijin edar dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Barat. Beras tersebut sudah beredar di pasaran/masyarakat pasca dikeluarkannya ijin edar dari Dinas KP2 Mabar, katanya. *

Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Bupati Ngada Serahkan Bantuan Untuk Stasi Waturoka dan Satuan Pendidikan
Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:27 WITA

Bupati Ngada Serahkan Bantuan Untuk Stasi Waturoka dan Satuan Pendidikan

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA