Satu Bulan Tidak Diangkut Petugas, Tumpukan Sampah Rusak Keindahan Kota Borong - FloresPos Net

Satu Bulan Tidak Diangkut Petugas, Tumpukan Sampah Rusak Keindahan Kota Borong

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net -Hampir satu bulan sampah dalam Kota Borong, ibu Kota Kabupaten Manggarai Timur tidak diangkut oleh petugas kebersihan.

Sampah yang menumpuk di sejumlah tempat strategis di Kota Borong menimbulkan aroma tidak sedap. Bau busuk tercium di mana-mana dan merusak keindahan Kota Borong.

Warga Kota Borong, Marsi Rimun kepada Florespos.net di Borong, Selasa (28/5/2024) mengatakan, kondisi terkini di Kota Borong Manggarai Timur, sampah menumpuk di mana mana dan hampir di setiap gang ada tumpukan sampah.

Baca Juga :  Politik Adalah “Sakramen”

Bau busuk menyengat dan lalat hitam beterbangan. Tumpukan sampah bisa dilihat samping Kantor Camat Borong,  Jalan Kartini Bugis, Pasar Borong dan di depan Koramil Borong.

Sampah menumpuk di sejumlah tempat di Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Menurut Marsi, tumpukan sampah juga bisa dilihat di halaman rumah masyarakat, biasanya truk pengangkut mengangkut sampah di beberapa titik dalam Kota Borong, namun hingga kini tidak pernah lihat lagi mobil tersebut.

Baca Juga :  Pelatihan Bagi Mahasiswa STKIP Citra Bakti, Bekali Calon Guru Tangani Anak Berkebutuhan Khusus

Marsi mengaku sangat taat membayar iuran setiap bulan. Pemilik Restauran Chembos tersebut mengatakan, Borong kota Pariwisata dan tempat transit bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Flores. Karena itu harus menjaga kebersihan terutama sampah.

Sejauh ini ada begitu banyak wisatawan yang singgah di Kota Borong. Pemerintah dalam hal ini melalui dinas teknis diminta menyelesaikan persoalan sampah dalam Kota Borong. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA