Melihat situasi ini, maka Gereja melakukan reformasi terhadap proses pemilihan paus yang berpuncak pada dikeluarkannya Bula Ubi Periculum oleh Paus Gregorius X yang diratifikasi dalam Konsili Lyon II pada tahun 1274.
Ada pun reformasi yang dilakukan yang mengacu pada Bula Ubi Periculum ini menggarisbawahi bahwa para kardinal yang memiliki suara harus dalam keadaan terkunci dalam pengasingan atau cum clave (frasa dalam bahasa Latin yang berarti dengan kunci) untuk melakukan pemilihan secara rahasia dan tidak diizinkan untuk keluar sampai seorang Paus telah terpilih.
Saat sejak saat itu, Konklaf selalu diadakan di Kapela Sistina yang terletak di dalam kompleks Istana Apostolik di Vatikan..
Selanjutnya, pada tahun 1970, Paus Paulus VI dalam dokumen Motu Proprio berjudul Ingravescentem Aetaten menetapkan syarat usia bagi para kardinal yang berhak memilih yaitu di bawah usia 80 tahun. Ketentuan ini berlaku hingga saat ini.
Pada masa Yohanes Paulus II melalui Konstitusi Apostolic berjudul Universi Dominici Gregis (1996) diatur prosedur pemilihan paus terbaru yang antara lain agar pemilihan itu sendiri berlangsung tertib, cepat dan tepat terutama di saat terjadi ketegangan dan pergolakan.
Pada era Kepausan Paus Benediktus XVI pada tahun 2007 dan 2013 ada penekanan terbaru di mana seorang memerlukan dua pertiga suara mayoritas untuk terpilih menjadi paus baru.
Konklaf terakhir pada tahun 2013 ketika Jorge Mario Bergoglio terpilih sebagai Paus Fransiskus menggantikan Paus Benediktus XVI.
Selamat Datang Paus ke-267
Dalam semangat Gereja Katolik Mondial, mestinya, 1,41 miliar umat Katolik di dunia mendoakan agar pelaksanaan konklaf selalu dalam bimbingan Roh Tuhan sehingga dari 133 kardinal yang mengikuti konklaf itu dapat terpilih menjadi Paus Baru_Paus ke-267.
Sebagai umat Katolik, kita mendoakan agar para kardinal yang mengikuti Konklaf bisa memilih Paus ke-267 pengganti Paus Fransiskus yang memiliki segala kualitas nilai baik sebagai Pemimpin Umat Katolik Sedunia, maupun sebagai Wakil Kristus untuk selalu memberikan keteladan hidup baik bagi 1,41 miliar umat Katolik, maupun elemen warga dunia apa pun bangsa dan agama yang dianut warganya.
Di tengah harapan doa ini, tak salah kalau ada di antara warga net beramai-ramai menyebut beberapa nama kardinal yang didoakan bisa menduduki jabatan Paus ke-267.
Editor : Anton Harus
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










