Pendaftaran Pemilih Sebaiknya Dilakukan Sesuai Konsep De Facto - FloresPos Net

Pendaftaran Pemilih Sebaiknya Dilakukan Sesuai Konsep De Facto

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 12:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pendaftaran pemilih saat Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 menggunakan konsep De Jure bukan De Facto sehingga banyak pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya.

Hal ini menjadi salah satu penyebab rendahnya tingkat partisipasi pemilih termasuk di Kabupaten Sikka karena saat pemungutan suara berlangsung bisa saja pemilih tersebut sudah merantau.

“Pendataan pemilih dilakukan secara de jure bukan de facto. Kita berharap agar kedepannya digunakan konsep de facto,” sebut anggota KPU Kabupaten Sikka Harun Al Rasyid, Senin (25/2/2024).

Harun mengatakan, dengan konsep pendaftaran pemilih dilakukan secara de facto maka data riil pemilih bisa diketahui sehingga bila orang tidak memilih karena orangnya tidak ada bisa diketahui.

Baca Juga :  Keluarga Pasien Mengamuk di Loket Pelayanan RS TC Hillers Maumere

Konsep pemilih yang didaftar secara de facto yakni pemilih yang didaftar adalah semua warga yang berada di suatu wilayah, tanpa melihat KTP yang dimilikinya.

Sementara de jure yakni pemilih yang didaftar adalah mereka yang tercatat sebagai warga di suatu wilayah, dibuktikan dengan kepemilikan KTP di daerah yang bersangkutan.

Anggota Bawaslu Kabupaten Sikka, Muhajir sepakat dengan konsep Pendaftaran pemilih serta Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan secara de facto bukan de jure.

Baca Juga :  Musrembang RKPD Sikka 2027 Prioritaskan Pembangunan SDM, Ekonomi, Infrastruktur dan Tata Kelola Pemerintahan yang Kolaboratif

Ia menyebutkan, KPU sudah memiliki data dari pemda sehingga petugas bisa langsung mengecek di lapangan apakah pemilih tersebut masih tinggal atau ada di wilayah tersebut atau tidak.

“Tingkat partisipasi pemilih rendah bisa diketahui dari C pemberitahuan yang tidak terdistribusi. Paling banyak pemilih yang merantau sehingga tidak memilih,” ungkapnya.

Muhajir mencontohkan di Kecamatan Magepanda yang menempati peringkat ketiga terbaik tingkat partisipasi pemilih dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Sikka.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru