Sengketa Lahan HGU Nangahale di Sikka, Bagaimana Solusinya? - FloresPos Net - Page 2

Sengketa Lahan HGU Nangahale di Sikka, Bagaimana Solusinya?

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi lahan HGU Nangahale di Kecamatan Talbura, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT sebelum pembersihan lahan oleh PT. Krisrama. (FOTO: EBED DE ROSARY)

Lokasi lahan HGU Nangahale di Kecamatan Talbura, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT sebelum pembersihan lahan oleh PT. Krisrama. (FOTO: EBED DE ROSARY)

Diatur Pemerintah

Sementara itu, mantan pengurus di perkebunan Patiahu yang ada di lokasi HGU Nangahale, Pater Yoseph Kusi, SVD meminta dengan rendah hati agar masyarakat yang berada di lokasi HGU Nangahale mentaati himbauan pemerintah.

Pate Yoseph mengatakan, dalam pertemuan bersama yang dia hadiri baik di wilayah Nangahale maupun Patiahu, pihak pemerintah lewat BPN sudah menyatakan harus tunduk dan taat kepada negara selaku pemilik sah tanah tersebut.

Ia menegaskan, negara yang mempunyai hak membagi tanah itu kepada masyarakat dan untuk itu negara sudah memikirkan.

Baca Juga :  Enam Bulan Terakhir, Belasan Rumah Warga di Ende Ditimpa Musibah Kebakaran

“Alasan ini yang membuat PT.Krisrama sudah mengembalikan tanah seluas ratusan hektar untuk masyarakat yang mengatakan tidak memiliki tanah,” ucap Pater Yoseph Kusi, SVD, Jumat (31/1/2025).

Pater Yoseph memaparkan, dalam sosailisasi BPN sudah menegaskan bahwa supaya didata secara teratur,didaftar masyarakat yang tidak memiliki tanah agar diatur pembagiannya secara adil.

Dengan begitu kata dia, akan diatur dimana letak perkampungan,jalannya harus lewat mana, sekolah, kantor desa, polindes harus dibangun dimana dan lainnya.

Menurutnya, semua itu harus diatur oleh pemerintah selaku pemilik tanah dan BPN sudah menghimbau berkali-kali dalam sosialsisasi di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Menteri PU, Sejumlah Infrastruktur Rusak Gempa Segera Diasessment

BPN meminta agar masyarakat yang menduduki lahan di lokasi yang sudah diberikan sertifikatnya kepada PT.Krisrama agar segera meninggalak lokasi tersebut.

“Negara sudah menyiapkan lahan untuk masyarakatnya sendiri. Apakah ini negara tidak adil?, ataukah PT.Krisrama tidak adil?.Ataukah Kesukupan Maumere tidak memikirkan umatnya?.Silahkan kitab bisa menjawabnya,” ucapnya.

Pater Yoseph mengatakan apakah pribadi-pribadi tertentu, pembela HAM atau lembaga sosial apapun, komisi apapun namanya di luar negara bisa membagikan tanah?, tentu tidak mungkin.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 952 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA