ASEAN–Jepang Sepakati Rencana Kerja Bersama Tanggulangi Terorisme dan Kejahatan Lintas Negara - FloresPos Net

ASEAN–Jepang Sepakati Rencana Kerja Bersama Tanggulangi Terorisme dan Kejahatan Lintas Negara

- Jurnalis

Rabu, 23 Agustus 2023 - 19:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Jepang adalah 1 dari 3 negara mitra yang hadir pada ASEAN Ministerial Meeting of Transnational Crime (AMMTC) ke 17 Tahun 2023 di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT), 19-23 Agustus 2023.

Pada pertemuan itu, khusus ASEAN-Jepang menyepakati rencana kerja bersama untuk menanggulangi terorisme dan kejahatan Lintas negara lainnya. Dua negara mitra lain yang hadir AMMTC 17 Labuan Bajo adalah Korea Selatan dan Cina.

Dalam rangkaian pertemuan tingkat Menteri ASEAN untuk memerangi kejahatan transnasional (AMMTC) pada Selasa (22/8), telah dilaksanakan pula pertemuan AMMTC plus Jepang.

Jepang yang ke 8 yang telah mengadopsi rencana kerja untuk memerangi kejahatan transnasional periode 2023-2027 yang telah disepakati pada pertemuan SOMTC + Jepang ke 9 di Yogyakarta Juni 2023 lalu.

Dan ini merupakan rencana kerja  pembaharuan dari rencana kerja periode sebelumnya yang telah berakhir tahun ini dan juga merupakan hasil implementasi Deklarasi Bersama (Joint Declaration) antara ASEAN dan Jepang untuk bekerja sama memerangi terorisme dan kejahatan transnasional yang disepakati pada ASEAN-Japan Summit 12 November 2014 di Myanmar.

Baca Juga :  Perumda Wae Mbeliling Segera Terapkan Pembayaran Air Minum Pelanggan Melalui ATM

Rencana Kerja ini mencakup lima bidang prioritas yaitu terorisme, kejahatan siber, peredaran narkoba, pembajakan di laut, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), tanpa mempersempit ruang lingkup kerja sama ASEAN-

Jepang sebelumnya. Tujuannya untuk merampingkan dan membangun kegiatan sebelumnya.

Pertemuan SOMTC-Jepang selain menjadi tonggak penting dalam peringatan 50 tahun persahabatan ASEAN-Jepang, juga menjadi model bagi kerjasama internasional dalam menghadapi tantangan kejahatan transnasional di era global yang terus berubah. Melalui upaya bersama ini, ASEAN dan Jepang menegaskan komitmen mereka dalam membangun kawasan yang damai, aman, dan stabil bagi generasi mendatang.

Sejalan dengan konsep pembelajaran berkelanjutan, Rencana Kerja ini tidak hanya membangun atas prestasi masa lalu, tetapi juga merespons tantangan baru yang muncul, terutama akibat pandemi.

Fokus dalam rencana kerja ini ada 5 prioritas. Kelimanya yakni terorisme, kejahatan siber, perdagangan narkoba, perompakan di last, dan TPPO.

Untuk terorisme meliputi upaya pencegahan ekstremisme berbahaya dan penyelundupan senjata. Kedua belah pihak sepakat untuk saling mendukung dalam memerangi ancaman terorisme yang dapat merusak kedamaian dan stabilitas kawasan.

Baca Juga :  UMKM Loket Fastpay Do Hawu Mbay Berdayakan Perempuan Muda Nagekeo

Kejahatan Siber, diakui bahwa potensi kerentanan ketika semakin banyak kegiatan beralih ke ranah digital, rencana ini menegaskan kolaborasi dalam menghadapi serangan siber dan merancang strategi bersama untuk melindungi infrastruktur kritis.

Perdagangan Narkoba yakni mempertajam kerjasama dalam pencegahan dan penegakan hukum terhadap perdagangan narkoba yang merusak generasi muda dan merongrong struktur sosial.

Perompakan di laut yakni untuk mengatasi ancaman perompakan dan perampokan di laut yang merugikan perdagangan dan keamanan maritim, dengan fokus pada penguatan kapasitas penegakan hukum dan kerjasama di wilayah perairan bersama.

Sedangkan TPPO yaitu untuk menangani perdagangan manusia yang merampas martabat dan hak asasi manusia, dengan langkah- langkah pencegahan dan perlindungan bagi para korban.

Implementasi rencana kerja tersebut akan dipantau dan dilaporkan secara berkala dalam Konsultasi Tahunan baik tingkat teknis pada SOMTC + Jepang maupun tingkat strategis pada AMMTC+Jepang untuk memastikan langkah-langkah konkret dari implementasi Rencana Kerja yang telah disepakati. *

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:05 WITA

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA