Wabup Weng Minta Kades Jamaludin Segera Lapor Kesulitan Pangan Warga Macang Tanggar - FloresPos Net

Wabup Weng Minta Kades Jamaludin Segera Lapor Kesulitan Pangan Warga Macang Tanggar

- Jurnalis

Selasa, 19 Desember 2023 - 21:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat (Mabar) NTT, Yulianus Weng, minta kepada Kepala Desa (Kades) Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Jamaludin, segera melaporkan warganya yang mengalami kesulitan pangan.

Wabup Weng menegaskan itu menanggapi Florespos.net di Labuan Bajo, Selasa (19/12/2023), terkait kesulitan pangan penduduk Desa Macang Tanggar belakangan. Konon hal itu dampak dari kekeringan panjang/El Nino.

Menurut Wabup Weng, laporan dimaksud harus rinci, sedetail mungkin. Misalnya keluarga yang kesulitan pangan di Desa Macang Tanggar berjumlah berapa dan lain-lain.

Berdasarkan laporan tersebut baru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar akan keluarkan kebijakan. Apa dalam bentuk beras ketahanan pangan/gratis manakala isidentil atau darurat, ataukah dorong berupa operasi pasar murah.

Ditambahkan, di wilayah itu (Macang Tanggal) dulu ada bendungan, tetapi barangkali sekarang sudah rusak, sudah ditumbuhi rerumputan. Di wilayah selatan itu juga (termasuk Desa Macang Tanggar) sekarang mulai hujan.

Baca Juga :  Anak Aparat di Labuan Bajo Derita Stunting

“Masyarakat juga harus rajin menanam sayur, hortikultura sebagai sumber ekonomi keluarga,” kata Wabup Weng.

Sebelumnya, Senin (18/12/ 2023) malam, Kepala Desa Macang Tanggar, Jamaludin, menanggapi Florespos.net di Nanga Na’e Macang Tanggar, mengatakan penduduk setempat rata-rata petani.

Belakangan warga setempat mengalami kesulitan pangan, beras khususnya. Selain stok sangat menipis, harga beras di wilayah itu meningkat tajam. Sisi lain kemarau panjang, El Nino.

Harga beras di penggilingan- penggilingan padi setempat sudah Rp. 750 ribu per karung isi 50 kilogram (kg). Yang giling juga terbatas, hanya yang punya simpanan padi.

Harga beras di luar penggilingan Rp. 800 ribu/karung isi 50 kg, bahkan mungkin lebih dari situ. Sebelum-sebelumnya harga beras setempat paling tinggi 500 ribu per karung isi 50 kg.

Baca Juga :  Beli Pulau dan Kuasai Laut, Ruang Gerak Nelayan Menjaga Semakin Sempit

Kemudian, tahun-tahun sebelumnya kalau sudah Desember, sawah-sawah setempat sudah mulai kerja, bahkan ada yang sedang atau sudah tanam padi karena sudah hujan, tetapi sekarang belum, karena belum hujan, masih kering.

Bagi masyarakat Desa Macang Tanggar, usaha sayur mayur masih pekerjaan sampingan, pekerjaan pokok mereka bertani di sawah, kata Kades Jamaludin.

Atas hal-hal tersebut, lanjut Kades Jamaludin, dimohon kepada Pemkab Mabar agar dapat membantu beras buat masyarakat Desa Macang Tanggar, ucapnya.

Abdul Bajo, warga setempat ketika itu juga senada dengan Kades Jamaludin. Pada kesempatan yang sama ada Sekretaris Desa Macang Tanggar, Ahmad Suryadi. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa
Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria
Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Berita Terbaru