LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT berharap PLN segera terangi listrik di Dusun Pau, Desa Benteng Tado, Kecamatan Lembor Selatan-Mabar.
Wakil Ketua Dua DPRD Mabar, Sewargading S. J. Putera, menyampaikan itu ketika memimpin rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak PLN Labuan Bajo Mabar di dewan setempat di Labuan Bajo baru-baru ini.
Hadir Manager PLN Labuan Bajo, Virtus, vendor penangan instalasi di Dusun Pau, Yanto, perwakilan masyarakat Dusun Pau, Rofinus Edison Ical, dan Pemkab Mabar diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Asisten Dua) Setda Laurensius A. Nabu.
Sedangkan DPRD Mabar yang ikut RDP antara lain adalah Martinus Warus, Saleh Muhidin, Rofinus Rahmat, Anselmus Jebarus, Yopi Widiyanti, Inocentius Peni, Kanisius Jehabut, dan Sekretaris DPRD Mabar David Rego serta mendampingi Sewargading S. J. Putera adalah Wakil Ketua Satu dewan setempat Rikardus Jani.
Pada RDP tersebut terungkap, bahwa pemasangan instalasi di Dusun Pau sekitar Tahun 2022. Keuangannya sudah dibayar masyarakat setempat kepada vendor, tetapi sampai sekarang Dusun Pau belum diterangi listrik PLN.
Manager PLN Labuan Bajo, Virtus, mengungkapkan, jata pemasangan listrik di Mabar 2026 ada 3 lokasi, antara lain di Desa Watu Manggar. Untuk Dusun Pau Desa Benteng Tado belum ada.
Virtus mengaku, dirinya baru tahu beberapa hari yang lalu instalasi listrik di Dusun Pau sudah ada/dipasang.
Dia mengingatkan siapapun vendornya di Mabar, jangan memberi harapan/janji muluk agar masyarakat tak terlanjur berharap terkait listrik.
Yanto mengatakan, dia sudah melakukan koordinasi lisan dengan PLN Tahun 2023 terkait pemasangan instalasi listrik di Dusun Pau.
Rofinus Edison Ical tegaskan, selaku perwakilan masyarakat Dusun Pau, pihaknya tak mau tahu, PLN harus bertanggung jawab. Segera terangi Dusun Pau. Dia tak mau kembalikan uang. Masyarakat butuh listrik. Berikan solusi konkrit di Tahun 2026 supaya listrik di Dusun Pau terang secepatnya.
“Ini harapan kami warga. PLN harus bertanggungjawab, jangan lepas tangan,” kata Ical.
Asisten Dua Setda Mabar, Laurensius A. Nabu, berharap PLN segera menyelesaikan masalah listrik di Dusun Pau, terangi Tahun 2026. Harap realisasikan, ungkap pria yang disapa Lori itu.
Nada hampir sama juga dilantangkan sejumlah anggota DPRD Mabar. Mereka mendesak PLN dan vendor segera selesaikan masalah listrik di Dusun Pau, jangan berlarut-larut. Jangan cederai hati masyarakat.
Mereka meminta vendor berkomunikasi baik dengan PLN. Tunggu perintah/surat resmi dari PLN baru ada kegiatan. Minta PLN kiranya memprioritaskan penuntasan masalah listrik di Dusun Pau. Terangkan listrik di sana secepatnya.
Sewargading S.J. Putera mengatakan, DPRD dan Pemkab Mabar akan membuat surat resmi ke pihak ULP (PLN Flores Bagian Barat) terkait listrik di Dusun Pau. Kepada masyarakat diminta kawali soal ini.
“Saya yakin PLN segera selesaikan ini. Percaya bisa selesaikan 2026. Lahir batin DPRD (Mabar) mendukung PLN untuk ini (listrik), bantu kami,” ujar Gading, sapaan Sewargading S. J. Putera. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando










