Malaria di Nagekeo Turun, Hingga Kini Baru Dua Kasus - FloresPos Net

 Malaria di Nagekeo Turun, Hingga Kini Baru Dua Kasus

- Jurnalis

Senin, 5 Juni 2023 - 11:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net – Angka kasus penderita malaria di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, sudah mulai menunjukkan penurunan. Bahkan sejak Januari hingga memasuki minggu pertama pada bulan Juni 2023 baru terdeteksi dua kasus.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Renny Wahyuningsih yang di konfirmasi Florespos.net, Senin (5/6/2023).

Dikatakan, Pemkab Nagekeo benar-benar lega, kasus malaria yang sebelumnya sempat merebak dan dikhawatirkan juga akan ditetapkan sebagai daerah KLB sebagaimana beberapa kabupaen/kota lainnya, akhirnya tak terjadi. Yang ada malah, kasus penyakit yang mematikan ini, jumlahnya menurun drastis.

Menurun dokter Renny, kasus malaria,  terkait dengan berbagai langkah antisipasi dan pencegahan yang dilakukan Pemkab melalui Dinas Kesehatan Nagekeo.

Baca Juga :  STIPAR Ende Persiapkan Wisudawan Menjadi Agen Perubahan Kontekstual

Sebagai contoh, imbauan kepada masyarakat untuk hidup sehat yang salah satunya melakukan gotong royong massal membersihkan lingkungan, dianggap sebagai salah satu upaya efektif mencegah malaria.

“Kita bersyukur kasus malaria ini dapat ditekan. Fogging pada lokasi-lokasi kasus memang fokus kita lakukan. Disamping juga dengan program abatesasi dengan pemberian bubuk abate pada tempat-tempat penampuangan air. Kemudian penyebarluasan infromasi tentang penanggulangan malaria melalui media, sosialisasi di tempat umum tentang malaria di seluruh wilayah kabupaten Nagekeo. Serta informasi penyakit malaria melalui mobil keliling. Kita juga melakukan penyuluhan di posyandu-posyandu,” katanya.

Baca Juga :  Pemda Nagekeo Terima Bantuan Alat Pertanian Aspirasi ADPR RI dan Kementerian Pertanian

Untuk di ketahui, Data malaria 4 tahun yakni tahun 2020 ada 4 kasus. 4 kasus tersebut terjadi 2 di Puskesmas Mauponggo dan 2 kasus terdapat di Puskesmas Jawakisa. Tahun 2021 nihil alias nol. Sementara tahun 2022 ada 8 kasus. Dengan rincian 3 kasus malaria terdapat di puskesmas Mauponggo, Puskesmas Nangaroro 1, Puskesmas Maunori 1, Puskesmas Boawae 2, dan puskesmas Kaburea 1. Sementara data kasus malaria Januari sampai Mei 2023 baru dua kasus. Dua kasus malaria itu terdapat di Puskesmas Mauponggo 1 dan Puskesmas Maunori 1 kasus.*

Penulis:Arkadius Togo/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA