LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Flores Timur, Felix Suban Hoda mengakui ada retak yang cukup parah pada dinding bangunan SDK Kokang di Desa Ojandetung, Kecamatan Wulanggitang.
“Saya memang sudah lihat ada beberapa retakan pada dinding bangunan SDK Kokang,” ungkap Felix Hoda kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (2/9/2026).
Kadis PKO Felix Hoda mengatakan hal itu ketika dikonfirmasi berkaitan dengan dinding bangunan SDK Kokang di Desa Ojandetung yang retak cukup parah pascagempa Flores beberapa waktu lalu.
Aktivitas belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut menjadi tidak aman dan nyaman pascagempa.
Felix Hoda menjelaskan, setelah gempa pada 15 Agustus 2026, dia langsung menghubungi para pimpinan satuan pendidikan dan pengawas terutama di wilayah pesisir untuk mendapatkan informasi sekaligus laporan dampak gempa Flores terhadap satuan pendidikan.
Informasi dan laporan, jelas Felix Hoda, semua satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Flores Timur tidak mengalami kerusakan akibat gempa. Informasi dan laporan itu kemudian dilaporkan kepada Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
“Saya langsung telp para kepala sekolah dan pengawas terutama di wilayah pesisir untuk dapat informasi dan laporan apakah ada dampak pada satuan pendidikan akibat gempa,” katanya.
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










