RUTENG, FLORESPOS.net-Kepedulian terhadap para guru dan keluarga yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo terus mengalir. Triputra Group dan Persada Capital Investama menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Yayasan Persekolahan Sukma Pusat (Yapersukma Pusat) Ruteng kepada para guru serta masyarakat terdampak di sejumlah sekolah.
Bantuan tersebut disalurkan secara langsung oleh Ketua Yapersukma Pusat, Romo Patrick Dharsam Guru, bersama Tim Yapersukma Pusat dan staf kantor. Dengan menggunakan dua kendaraan Yayasan, tim bergerak dari satu sekolah ke sekolah lainnya untuk menjangkau para guru dan keluarga yang terdampak bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua tahap. Pada 29 Agustus 2026, bantuan disalurkan di SDK Bajak, SMP Widyarti Loce, SDK Loce, SDK Wae Kajong, SDK Wae Kaap, SDK Robek, dan SDK Sante.
Selanjutnya, pada 2 September 2026, Tim Yapersukma Pusat kembali turun ke lapangan menyalurkan bantuan di sejumlah sekolah, antara lain SDK Benteng Wake, SDK Wae Mbeleng, SDK Beokina, dan SDK Nanu.
Kehadiran Tim Yapersukma Pusat tidak hanya menjadi momentum penyerahan bantuan, tetapi juga kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi sekolah dan kehidupan masyarakat setelah bencana.
Menyaksikan Pedihnya Warga Terdampak
Dalam perjalanan mengunjungi sekolah-sekolah terdampak, Romo Patrick melihat langsung kerusakan bangunan sekolah dan rumah-rumah penduduk akibat gempa.
Raut wajah Romo Patrick tampak sedih ketika menyaksikan kondisi tersebut. Di balik bangunan yang rusak, terdapat keluarga-keluarga yang harus menghadapi kehilangan, ketakutan, dan ketidakpastian setelah gempa mengguncang kehidupan mereka.
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










