Pasca Gempa Sejumlah Wilayah di Ende Alami Krisis Air, FAN dan Pemuda Katolik Salurkan Air Bersih ke Dusun Songga - FloresPos Net

Pasca Gempa Sejumlah Wilayah di Ende Alami Krisis Air, FAN dan Pemuda Katolik Salurkan Air Bersih ke Dusun Songga

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Bencana gempa bumi melanda Flores- NTT 15 Agustus 2026 lalu membawa berbagai dampak. Salah satu dampak yang dialami warga yaitu kesulitan air bersih.

Wilayah itu seperti Dusun Songga, Desa Embu Theru di dataran Nuabosi, Kecamatan Ende.

Dusun Songga yang dihuni oleh 250 jiwa diantaranya 40 orang Lansia, tujuh orang balita 0-2 tahun dan tiga orang ibu hamil terpaksa konsumsi air keruh yang mengeluarkan air belerang.

Kesulitan mendapatkan air bersih juga dialami warga di beberapa wilayah yaitu di Desa Watunggere dan Unggu di Kecamatan Detukeli, Desa Wolotopo dan Rateroru Kecamatan Detusoko, Desa Kebirangga, Magekapa, Kolikapa, Nabe, Kobaleba di kecamatan Maukaro.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Temukan Warga Ende Diterkam Buaya, Kondisi Tak Bernyawa

Forum Academia (FAN NTT) dan Pemuda Katolik merespon persoalan ini dan menyalurkan air bersih ke Dusun Songga, Desa Embu Theru, Nuabosi, Minggu (23/8/2026) siang.

Vinsen Sangu, Koordinator Tim FAN NTT Peduli Gempa Flores yang juga Sekretaris Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ende mengatakan pihaknya menyalurkan air bersih ke Dusun Songga setelah berkoordinasi dengan Posko Keuskupan Agung Ende.

“Setelah berkoordinasi dengan Posko Penanggulangan Bencana Keuskupan Agung Ende, FAN NTT didukung oleh Pemuda Katolik, Yayasan RSBI NTT dan Samdhana Institute menyalurkan air bersih ke Dusun Songga”.

Air bersih yang disalurkan ke Dusun Songga Nuabosi dibawa dari Kota Ende yang jaraknya kurang lebih 25 kilometer.

Baca Juga :  Empat Bulan, Dosen Uniflor dan Unipa PKM di Kelompok Tani Karya Mekar Wewaria Ende

Vinsen yang juga anggota DPRD Ende ini mengharapkan pemerintah melihat persoalan yang dihadapi oleh warga akan kebutuhan air bersih.

Warga Dusun Songga mengatakan sebelumnya mata air di wilayah tersebut tidak keruh dan mengeluarkan bau belerang. Kondisi ini baru terjadi setelah gempa.

“Sebelumnya tidak seperti ini, setelah gempa kondisi air kami keruh dan tidak dikonsumsi. Lalu aroma air bau belerang”.

“Kami berterimakasih karena dari pihak Pemuda Katolik sudah membantu. Kami berharap kedepannya yang berhati baik membantu mengatasi masalah yang dihadapi”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi
Pantau Kondisi Sekolah Akibat Gempa, Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi SDI Ngelapadhi
Polsek Ende dan Bhayangkari Ende Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Rukuramba
Astra Group Salurkan Seribu Paket Sembako dan Shelter bagi Korban Gempa Flores di Sikka
Gempa Flores Susulan, Rumah Seorang Janda di Radabata Akhirnya Ratah Tanah
Gempa Flores, Anak-anak Hadapi Ancaman Berlapis di Pengungsian, Plan Indonesia Desak Berbagai Pihak Beri Bantuan Dasar
PDI Perjuangan Ende Kirim 70 Mahasiswa Korban Gempa Flores Terima Beasiswa KIP Kuliah ke UDN Magethan Jawa Timur
Gempa Flores, Posko Utama dan RS Darurat TNI AL Berdiri di SDK Kedindi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:20 WITA

Pasca Gempa Sejumlah Wilayah di Ende Alami Krisis Air, FAN dan Pemuda Katolik Salurkan Air Bersih ke Dusun Songga

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:08 WITA

Pantau Kondisi Sekolah Akibat Gempa, Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi SDI Ngelapadhi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:40 WITA

Polsek Ende dan Bhayangkari Ende Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Rukuramba

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Astra Group Salurkan Seribu Paket Sembako dan Shelter bagi Korban Gempa Flores di Sikka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi

Senin, 24 Agu 2026 - 21:30 WITA