Tim SAR Gabungan Temukan Warga Ende Diterkam Buaya, Kondisi Tak Bernyawa - FloresPos Net

Tim SAR Gabungan Temukan Warga Ende Diterkam Buaya, Kondisi Tak Bernyawa

- Jurnalis

Senin, 6 Mei 2024 - 12:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Upaya pencarian terhadap warga Kabupaten Ende, Kecamatan Kotabaru, Yosef Mbete (Yosten) yang diterkam buaya pada Sabtu (4/5/2024) lalu sudah membuahkan hasil.

Korban akhirnya ditemukan Tim SAR dan Tim Gabungan pada Senin (6/5/2024) dalam kondisi tak bernyawa dan terapung di sekitar pohon mangrove Sungai Bele, Kota Baru, Kecamatan Kotabaru Kabupaten Ende.

Saat ditemukan, ada tanda- tanda atau bekas gigitan buaya pada bagian tubuh korban. Tim SAR Gabungan dan warga langsung mengevakuasi korban ke rumah duka.

Baca Juga :  Dinas P2KB Ngada Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Stunting

Menurut laporan dari Basarnas Maumere, kronologis penemuan sebelumnya Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan kesiapan alat dan koordinasi dengan aparat Desa, keluarga korban untuk melaksanakan operasi SAR.

Pukul 06.30 Wita, Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi SAR dengan penyisiran di permukaan air menggunakan Rubber Boat 30 PK di sekitar muara sungai.

Pada pukul 09.00 Wita, Rescuer Kansar Maumere melaksanakan penyisiran sekitar tepi sungai menggunakan 1 unit Drone Maumere.

Baca Juga :  Gaji Belum Dibayar, Petugas Kebersihan di Ende Kembali Bersih Pasar, Ada Apa Ya?

Pada pukul 10.30 Wita, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Koordinat 8°29’34.42″S-122° 0’23.15″E atau dengan jarak 1 Km dari Perkiraan Koordinat LKK.

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan mengevakuasi dan korban dibawa ke rumah duka.

Unsur yang terlibat dalam operasi tersebut Kansar Maumere, Polsek Maurole, Lanal Maumere, BKSDA Kabupaten Sikka, Ditpolair Polda NTT, Aparat Desa Bele, keluarga korban dan masyarakat setempat. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah
SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:21 WITA

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Berita Terbaru