Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan - FloresPos Net

Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Ngada menggelar rapat koordinasi tanggap darurat bencana gempa bumi bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena, Sabtu (22/8/2026).

Rapat Koordinasi dihadiri oleh Bupati Ngada, Raymundus Bena, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Ketua DPRD Kabupaten Ngada Romilus Juji, Pj. Sekretaris Daerah Yohanes Ghae serta unsur Forkopimda.

Gubernur Laka Lena pada kesempatan itu menyampaikan bahwa penanganan bencana harus didasarkan pada analisis data yang akurat dan riil.

Ia mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngada dalam merespons kondisi darurat. “Langkah-langkah yang dilakukan Pemda Ngada sudah sangat maksimal,” ujar Gubernur NTT.

Baca Juga :  93 Mahasiswa Politeknik St.Wilhelmus Boawae Praktek Lapangan di Sikka

Gubernur Laka Lena berharap bantuan dari pemerintah maupun berbagai pihak dapat menjangkau seluruh masyarakat terdampak di Kabupaten Ngada.

Terkait kebutuhan pangan, khususnya beras, masyarakat diminta tidak perlu khawatir karena pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk memastikan ketersediaannya selama masa tanggap darurat.

Untuk wilayah yang sulit dijangkau dan masyarakat yang belum memperoleh bantuan, Pemerintah Provinsi NTT juga menyiapkan kebijakan agar kebutuhan pokok dapat diperoleh terlebih dahulu melalui toko-toko sembako setempat, dengan mekanisme pembayaran oleh pemerintah paling lambat dalam waktu dua hari.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Gelar Lomba Reportase Situs Budaya Ngada

Dalam bidang kesehatan, Gubernur Laka Lena meminta agar kondisi masyarakat terus dipantau. Warga yang membutuhkan penanganan medis harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

Apabila fasilitas kesehatan di Riung maupun wilayah sekitarnya tidak dapat menangani kondisi tertentu, pemerintah akan menyiapkan alternatif evakuasi medis menggunakan helikopter untuk mendapatkan perawatan di Labuan Bajo.

Terkait kerusakan rumah, Gubernur Laka Lena menekankan pentingnya pendataan secara menyeluruh sebagai dasar pengusulan bantuan kepada pemerintah pusat melalui BNPB. Perbaikan rumah akan dilakukan setelah kondisi gempa dan situasi darurat dinyatakan berakhir.

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 222 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA