ENDE, FLORESPOS.net-Pada partai kedua yang digelar di lapangan Voli Lapas Ende, Jumat (31/7/2026) malam mempertemukan Legend VBC dan Bintang Sambar Moni.
Legend VBC yang adalah para mantan pemain Ende dan NTT kembali berlaga untuk memberikan motivasi kepada pemain muda.
Memang faktor usia dan stamina tak bisa dibohongi. Mereka yang pernah berjaya pada masanya kini tak lagi seperti dulu. Sentuhan masih ada tetapi stamina dan respon sudah menurun jadi kendala bagi para legenda.
Mereka gagal lolos ke babak delapan besar turnamen Voli Soekarno yang digelar DPC PDIP Ende dan PBVSI Ende setelah tumbang dari Bintang Sambar dengan skor telak 3-0.
Jalannya Laga
Pada set pertama para legend masih mengimbangi permainan Bintang Sambar. Kejar mengejar perolehan angka hingga penghujung set dan akhirnya Sambar menang dengan perolehan angka 25 -23.
Di set kedua stamina dari para Legend sudah terlihat menurun jauh. Mereka kalah mengantisipasi bola kecil atau bola tipuan dari pemain muda Bintang Sambar.
Set ini kembali menjadi milik Bintang Sambar dengan perolehan angka yang cukup jauh 25 -11.
Kalah telak di set kedua, pelatih Legend VBC Piter Yanto melakukan rotasi pemain. Ia memasukan Taer, Breno, Son, Fano dan memainkan Okto di posisi libero menggantikan Rudi.
Hasilnya Legend VBC bisa mengimbangi permainan Bintang Sambar. Legend menempel ketat perolehan angka sejak awal set.
Meski sudah mengeluarkan sisa – sisa skilnya tapi upaya mereka tak membuahkan hasil positif dan set ini kembali dimenangkan oleh Bintang Sambar dengan kemenangan angka 28 – 26 sekaligus menutup kemenangan partai ini dengan skor telak 3-0.
Kami Hadir Untuk Motivasi Pemain Muda
Salah seorang Legenda Voli Ende, Bento (3) yang ikut bermain mengatakan bahwa para legend hadir di turnamen Soekarno Cup bukan untuk mencari kemenangan namun memberikan motivasi kepada pemain muda.
“Kami sudah selesai sebagai pemain tapi kami tetap ada untuk Voli Ende. Sebagian dari kami sudah jadi pelatih dan terus memberikan motivasi kepada pemain muda. Kami berharap ada yang mengikuti jejak kami ke tingkat provinsi bahkan ke tingkat nasional,” kata Bento.
Benteng Gading vs Putri Waturaka
Di partai pertama di lapangan yang sama, Tim Putri Benteng Gading menang telak atas Tim Putri Waturaka dengan skor 3-0.
Dengan kemenangan ini maka Tim Putri Benteng Gading asuhan pelatih Franto dan manejer Broken mendapatkan melaju ke semifinal kategori putri Turnamen Soekarno Cup 1.
Laga ini disaksikan langsung oleh Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, Ketua Panitia Turnamen Voli Soekarno Cup 1, Cicih M. Badeoda dan Ketua PBVSI Ende, Vinsen Sangu.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










