Jangan Abaikan Investasi di Darat Manggarai Barat - FloresPos Net

Jangan Abaikan Investasi di Darat Manggarai Barat

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 10:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kendy, perwakilan IWAPI, mengingatkan pemerintah untuk tidak mengabaikan investasi di darat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia sampaikan itu dalam suatu diskusi di Labuan Bajo, seperti tertuang dalam Siaran Pers Pengembangan Pariwisata Labuan Bajo: Antara Pesona Bahari Dan Tantangan Industri Kreatif Lokal.

Diskusi bertajuk Sunset Talk, dari Labuan Bajo untuk Dunia, itu merupakan kolaborasi strategis antara Radio Republik Indonesia (RRI) SP Labuan Bajo dan Mawatu Labuan Bajo, berlangsung di kawasan Mawatu Labuan Bajo belum lama berselang.

Acara ini menghadirkan para pemangku kebijakan dan pelaku industri kreatif untuk membedah masa depan pariwisata, seni lokal, dan ekonomi kreatif di destinasi super prioritas Labuan Bajo.

Baca Juga :  Artis Jebolan Indonesia Idol Piche Kota Tampil di Puncak Festival Golo Koe Labuan Bajo

Hadir di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat Fransiskus Sales Sodo, Pelaksana Tugas Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Andi MT Marpaung.

Dalam diskusi hangat tersebut menyoroti ketimpangan antara popularitas wisata bahari yang mendominasi dan perlunya penguatan sektor wisata darat serta keterlibatan nyata masyarakat lokal dalam ekosistem pariwisata premium.

Menurut Kendy, wisata bahari dan darat di Mabar adalah pasangan tak bisa dipisahkan. Jika terlalu fokus di laut, saat musim barat dan laut tidak bisa diakses, itu gawat.

“Ekonomi kita akan tidur panjang. Fasilitas darat seperti Mawatu dan Parapuar harus terus digenjot,” kata Kendy.

Baca Juga :  Pelaksana Proyek Pengelolaan Pendidikan SDN Lamawai Mengaku Sudah Pasang Papan Nama

Pemenang lomba Komodo Tawa Season 2, drg. Idam, pada kesempatan yang sama mengusulkan konsep Dental Tourism.

“Di Bali, turis bisa berobat sambil berwisata. Di Labuan Bajo, dengan biaya medis yang jauh lebih terjangkau dibanding Australia misalnya, ini bisa menjadi sumber PAD yang besar jika diregulasi dan dikerjasamakan dengan klinik serta agen perjalanan secara profesional,” ucap Idam.

Acara Sunset Talk ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan merchandise lokal sebagai simbol komitmen bersama untuk memajukan Labuan Bajo melalu kolaborasi lintas sektor yang lebih inklusif. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

SMPN Alok Kekurangan Ruang Kelas dan Kesulitan Air Bersih
Duga Tanah Negara Dirampas Mafia, KPTNP Demo 3 Instansi di Labuan Bajo
Mulai Besok Mobil Dinas di Pemda Sikka Parkir di Kantor, Hari Jumat Kerja dari Rumah
Penertiban Lapak di Jalan Nangka, dari Pembongkaran Mandiri Hingga Apa Urgensinya?
Kelola Labuan Bajo Perlu Sinkronisasi Kebijakan Intensif
Jalanan Licin Usai Prosesi Banyak Pengendara Motor di Larantuka Jatuh Tergelincir
Semana Santa di Larantuka Sangat Berkesan
Jumat Agung, Labuan Bajo Hening
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:36 WITA

SMPN Alok Kekurangan Ruang Kelas dan Kesulitan Air Bersih

Selasa, 7 April 2026 - 21:32 WITA

Duga Tanah Negara Dirampas Mafia, KPTNP Demo 3 Instansi di Labuan Bajo

Selasa, 7 April 2026 - 20:04 WITA

Mulai Besok Mobil Dinas di Pemda Sikka Parkir di Kantor, Hari Jumat Kerja dari Rumah

Selasa, 7 April 2026 - 16:05 WITA

Penertiban Lapak di Jalan Nangka, dari Pembongkaran Mandiri Hingga Apa Urgensinya?

Selasa, 7 April 2026 - 10:37 WITA

Kelola Labuan Bajo Perlu Sinkronisasi Kebijakan Intensif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

SMPN Alok Kekurangan Ruang Kelas dan Kesulitan Air Bersih

Selasa, 7 Apr 2026 - 21:36 WITA

Polykarp Ulin Agan

Opini

Wajah Sunyi Stigmatisasi dalam Masyarakat NTT

Selasa, 7 Apr 2026 - 20:06 WITA