Puluhan Ekor Kerbau dan Kuda Betina di Nagekeo Diduga Akan Diselundupkan ke Jeneponto - FloresPos Net

Puluhan Ekor Kerbau dan Kuda Betina di Nagekeo Diduga Akan Diselundupkan ke Jeneponto

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Puluhan ekor kerbau dan kuda betina diduga akan diselundupkan ke Jeneponto melalui jalur tikus di wilayah Pantai Nggolonio, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 31 ekor kerbau dan kuda betina ditampung di sebuah kebun yang terletak di wilayah Desa Nggolonio. Lokasinya terpencil dan sulit dijangkau.

Pada Jumat (30/1/2026) siang, Florespos.net mengunjungi lokasi itu dan menemukan sekitar 16 ekor kerbau betina dan 1 ekor kuda betina yang diikat.

Lokasi penampungan dikelilingi hutan belukar, sehingga tidak bisa diketahui oleh masyarakat setempat. Di lokasi, terdapat sebuah pondok kecil yang tidak dihuni, serta sebuah viber plastik berisi air yang diduga untuk minuman ternak.

Pintu masuk ke lokasi terlihat banyak bekas ban mobil, yang diduga digunakan untuk mengangkut pakan kerbau dan sapi. Lokasi penampungan tersebut terlihat sudah lama digunakan, karena kondisinya yang sudah usang.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Nagekeo Launching Kegiatan Optimasi Lahan Non Rawa

Sementara itu, kuda betina lainnya ditemukan di sebuah rumah di Desa Nggolonio, milik Ipin. Total kuda yang diikat di rumah tersebut sebanyak 14 ekor, terdiri dari 11 ekor kuda betina dan 3 ekor kuda jantan.

Ipin salah satu pemilik kebun yang lahan diikat hewan itu kepada Florespos.net, Jumat (30/1/2026) siang di kediamannya mengakui kuda dan kerbau itu akan di bawah ke Jeneponto.

“Rencana malam ini Jumat (30/1/2026) kita mau muat. Tapi di ketahui oleh aparat Kepolisian Resor Nagekeo dan TNI makanya tidak jadi muat,” ujarnya.

Ditanya pemilik hewan tersebut ia mengatakan hewan tersebut milik seorang berinisial K beralamat di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa.

Terkait indikasi itu, Sat. Pol PP Kabupaten Nagekeo yang di pimpin langsung oleh Kasat Muhayan Amir pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 18.00 WITA malam, langsung turun ke lokasi penampungan itu.

Baca Juga :  BPOLBF Jajak Peluang Kolaborasi Bersama NGOs Dan AIC

Setiba di lokasi, ada puluhan ekor kerbau dan kuda masih terikat. Sementara tim gabungan Pol PP dan TNI saat mengecek pemilik lahan itu sudah tidak berada di kediamannya.

Nomor telepon tidak aktif saat di hubungi. Pada hal pada Sabtu siang saat ada anggota Polres Nagekeo turun ke lokasi nomornya masih aktif. Setelah ada tim Pol PP dan TNI turun nomor ponsel pemilik lahan itu sudah tidak aktif.

“Kita belum bisa amankan barang ini. Karena tuannya tidak ada. Nanti saya koordinasi dengan Pak Bupati. Tapi anggota saya tetap pantau,” ujar Muhayan Amir kepada Florespos.net, Sabtu (31/1/2026) malam. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Berita ini 6,323 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21 WITA

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:08 WITA

Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA