LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Operasi SAR terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Jumat (26/12/2025) resmi ditutup.
Pencarian korban tenggelam berlangsung selama 15 hari dengan waktu normal 7 hari dan diperpanjang hingga 3 kali hingga mencapai hari kelimabelas dengan melibatkan ratusan personil SAR Gabungan.
Operasi SAR resmi ditutup pada Jumat (9/1/2025) pukul 15.00 Wita melalui upacara penutupan yang dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi bertempat di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
“Saya menyampaikan banyak terima kasih atas jasa dan kerja Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban KM Putri Sakinah, tentu pencarian korban tidaklah mudah,” sebut Edi sapaannya, Jumat (9/1/2026).
Edi mengatakan, Tim SAR Gabungan harus berhadapan dengan gelombang serta arus di pulau-pulau di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo tetapi bukan menjadi hal yang ditakutkan bagi Tim SAR Gabungan.
Ia mengapresiasi kerja Tim SAR Gabungan yang berhasil menemukan 3 dari 4 korban WNA Spanyol akibat tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar.
“Untuk keluarga korban saya atas nama pribadi dari hati yang paling dalam turut berduka cita atas kejadian ini,” ucapnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam pelaksanaan operasi SAR ini menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan telah berjibaku selama 15 hari berturut-turut untuk melaksanakan operasi SAR.
Fathur menjelaskan, perluasan area pencarian, penambahan peralatan sonar, penambahan tim penyisiran dan penyelam dan alut telah dikerahkan secara maksimal.
Namun hingga hari kelimabelas, satu orang WNA Spanyol belum bisa ditemukan dan dinyatakan hilang namun apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali,
“Terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam satu tujuan kemanusiaan ini.” Ungkapnya.
Lebih lanjut Fathur menyampaikan harapan semoga melalui operasi SAR ini mari kita semua bersama-sama untuk melakukan perbaikan dalam bidang keamanan pariwisata di Labuan Bajo.
Ia menegaskan, Basarnas khususnya Pos SAR Manggarai Barat akan selalu siap sedia untuk mendukung kemananan tersebut.
Adapun penutupan Operasi SAR ditandai dengan penandatanganan berita acara dari Bupati Manggarai Barat, unsur Tim SAR Gabungan dan keluarga korban serta diakhiri dengan bersalaman dan ucapan terima kasih dengan seluruh Tim SAR Gabungan atas dedikasi misi kemanusiaan di Labuan Bajo. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










