LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Bupati Manggarai Barat (Mabar) NTT, Edistasius Endi, mengingatkan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di kabupaten itu jangan menipu pimpinan, jangan menipu istri/suami, itu tidak baik.
Ia sampaikan itu pada acara penyerahan secara simbolis SK pengangkatan 369 orang PPPK lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar formasi 2023, bertempat di aula Setda Mabar di Labuan Bajo, Kamis (16/5/2024).
Dalam sambutannya Bupati Edi mengingatkan P3K antara lain bekerja profesional, loyalitas, moralitas, disiplin, etos kerja tinggi, dedikasi, jangan malas, juga mesti bangga menjadi diri sendiri, bahwa anda hebat.
Kepada ratusan PPPK, Bupati Edi juga berpesan supaya jangan lupa bersyukur kepada Tuhan dan kepada orang yang memperjuangkan kotak P3K, karena daerah lain belum tentu ada seperti yang di Mabar.
Tidak hanya itu, orang nomor satu Mabar tersebut juga mengingatkan para P3K perlu mawas diri, menjaga jari dan mulut. Di tengah kemajuan industri teknologi informasi sekarang tidak boleh lupa diri. Jangan ikut-ikutan posting sana posting sini.
Juga jangan suka menilai kinerja orang lain yang serba negatif di tempat kerja baru, termasuk terhadap kinerja pimpinan. Malah sebaliknya kehadiran anda di sana justru membawah aroma positif.
Dengan nada guyon, Bupati Edi juga berpesan kepada ratusan tenaga P3K tersebut supaya hidup jujur. Jangan menipu pimpinan, dan juga jangan menipu suami bagi yang ibu- ibu dan jangan menipu istri buat yang bapak-bapak.
“Terkadang di luar sana (ibu- ibu) melihat suami orang lupa suami sendiri, atau terkadang (bapak-bapak) melihat istri orang di luar sana lupa istri sendiri, ” ujar Bupati Edi yang disambut gelak tawa peserta acara tersebut.
Dilaporkan Thomas A.D.Faran, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKSDMD) Kabupaten Mabar saat itu, bahwa dari 433 orang formasi PPPK jabatan fungsional tahun 2023, lulus seleksi 370 orang, dan yang diangkat 369 orang. Sebanyak 369 orang tersebut terdiri dari tenaga guru, kesehatan, teknis.
Formasi guru ada 100 orang dan lulus 99 orang. Formasi kesehatan ada 160 orang dan lulus 141 orang. Formasi teknis ada 173 dan lulus 130, meninggal 1, yang diangkat 129 orang.
Dengan penambahan 369 P3K ini, lapor Kaban Faran, maka saat ini ASN di Mabar menjadi 5.165 orang, terdiri dari P3K 1.715 orang dan PNS 3.450 orang.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Bupati Mabar Yulianus Weng dan pihak BPJS Kesehatan Cabang Ende yang hadir untuk sosialisasi terkait BPJS Kesehatan. *
Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando










