LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan dalam pencarian satu korban tersisa tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat di hari keempatbelas berakhir hingga sore.
Selain melakukan pencarian di dasar laut dan di permukaan laut, Tim SAR Gabungan juga melakukan pencarian di pesisir pantai hingga ke kawasan hutan mangrove yang ada di beberapa pulau.
“Kita laksanakan pencarian di mangrove sebab kita melihat arah arus ke daerah tersebut.Kita lakukan pencarian di pesisir Pulau Komodo, Padar, Serai hingga ke hutan bakau,” sebut Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, Kamis (8/1/2025) sore.
Fathur mengatakan, hingga sore hari di hari keempatbelas pencarian korban, hasilnya masih nihil dan saat melakukan pencarian, keluarga korban juga melaksanakan prosesi tabur bunga di lokasi kejadian.
Dia mengakui kendala yang didapat di lapangan saat proses pencarian korban yakni arus laut masih cukup kencang, sempat terjadi hujan dan gelombang yang cukup tinggi.
“Besok kita rencanakan pencarian korban mulau pukul 07.00 Wita hingga siang hari sekitar pukul 12.00 Wita.Personil yang dikerahkan ada 168 orang Tim SAR Gabungan ditambah 10 personil dari TNI AD,” jelasnya.
Fathur menambahkan, selama pelaksanaan operasi SAR dari hari pertama hingga hari keempatbelas semua anggota tim tidak mengalami sakit dan kondisinya masih fit untuk meneruskan pencarian di hari terakhir besok, Jumat (9/1/2026).
Diberitakan sebelumnya, Sebuah kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggara Barat pada hari Jumat (26/12/2025) pukul 20.30 Wita.
Fathur menjelaskan, kronologi kejadian bermula pada saat KM Putri Sakinah yang membawa 11 POB (Person On Board) berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar untuk melanjutkan perjalanan wisata pada pukul 20.00 Wita.
“Pukul 20.30 Wita kapal mengalami mati mesin dan tenggelam.Korban selamat dan telah dievakuasi ke Labuan Bajo oleh Tim SAR Gabungan berjumlah 7 orang terdiri dari 2 Orang WNA asal Spanyol dan 4 Kru Kapal serta 1 Orang Guide,” paparnya.
Sebanyak 4 korban tenggelam dan dilakukan pencarian dimana 3 korban yakni ayah dan 2 anaknya berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi sudah meninggal dunia sementara satu korban lainnya hingga hari keempatbelas pencarian,korban belum ditemukan. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










