MAUMERE, FLORESPOS.net-Selama ini itu pemerintah pidato agar kita harus berpihak pada ekonomi rakyat tetapi kemudian keberpihakan itu baru berangkat pada sebuah pidato.
Kita belum secara konkret memberikan dukungan bagi apa yang menjadi kebutuhan pengusaha-pengusaha UMKM di negeri ini termasuk di Provinsi NTT dan juga di Kabupaten Sikka.
“Kebutuhan dari pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah ada kepastian pasar.NTT Mart merupakan apa yang disebut dengan kita secara konkret menggerakkan yang namanya ekonomi kerakyatan,” sebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Minggu (14/12/2025).
Laka Lena menambahkan, ada tidak pasar yang pemerintah berikan bagi pengusaha UMKM di NTT atau di Sikka yang juga didukung dengan konkret.
NTT Mart adalah bagian konkret dari keberpihakan pemerintah menyediakan pasar yang itu pasti ada, pembelinya pasti disiapkan dan uangnya pasti ada.
Hadirnya NTT Mart merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah dan bukan lagi sebuah pidato ini agar pengusaha UMKM bisa berjualan dan itu terhormat dan berkelas.
Menurutnya, pengusaha UMKM bukan lagi berjualan di pinggir-pinggir jalan seperti yang selama ini kita lihat.Selama ini mereka kadang-kadang menjualnya lewat teman, kelompok arisan dan komunitas tertentu.
“Hari ini kita hadirkan sebuah pasar yang berkelas, yang elegan dan saya menyukainya.Apalagi hadir berdampingan koeksistensi dengan Alfamart,” ungkapnya.
Laka Lena berpesan agar ada jaminan distribusi produknya, kepastian pasokannya dan juga bisa membuat NTT Mart menjadi seperti Alfamart yang produknya selalu tersedia.
Selain pasokan barangnya tersedia, dirinya juga meminta agar produknya dicek agar jangan sampai kadaluarsa sehingga bisa memberikan citra yang buruk.
“Tapi buat saya, pokoknya NTT Mart ini dengan segala kekurangan, dia jatuh bangun, kita jalan terus. Sambil berbagi, sambil jalan karena ini kita lagi memulai sebuah cara baru untuk mengurus ekonomi NTT dengan lebih kuat lagi ke depan,” ujarnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










