Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun - FloresPos Net

Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, telah menyiapkan lahan seluas 8,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Malaruma, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo.

Kepastian kesiapan lahan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Dr. Robben Rico, A.Md., LLAJ., S.H., S.T., M.Si., CRGP., QIA ke Nagekeo, Jumat (17/4/2026).

Sekjen Kemensos bersama rombongan juga meninjau langsung lokasi usulan lahan Sekolah Rakyat.

Baca Juga :  Marselinus Jeramun Pamit dari DPRD Manggarai Barat

Usai peninjauan, Sekjen Kementerian Sosial RI menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat di Nagekeo akan segera direalisasikan.

“Lahannya sudah siap. Akan dibangun segera,” ujarnya.

Sekolah Rakyat merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dilaksanakan Kementerian Sosial RI.

Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berasrama.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada, menyebut Pemda bersama seluruh jajaran berkomitmen penuh mendukung proyek tersebut.

Baca Juga :  Tim Ekspedisi Patriot ITB Rekomendasi Untuk Evaluasi Kawasan Transmigrasi di Ngada

“Lahan 8,1 hektare di Malaruma, Kelurahan Lape sudah kami siapkan. Ini bentuk keseriusan daerah untuk menyambut program pusat. Kami ingin anak-anak Nagekeo punya masa depan yang lebih cerah,” katanya.

Dengan lahan yang sudah tersedia dan akses lokasi yang dapat dilalui kendaraan, pembangunan Sekolah Rakyat di Nagekeo diharapkan dapat segera dimulai dan menjadi solusi nyata bagi persoalan fakir miskin serta anak terlantar di daerah itu. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kelola 24 Lahan Parkir Tepi Jalan, PT. TFT Globalindo Pasang 18 Kamera Pengawas
Gandeng PT. TFT Globalindo, Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi parkir Tepi Jalan Pertama di NTT
Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi Parkir Tepi Jalan
Lantik Ibrahim jadi Kasat Pol PP, Bupati Ende; Anda Tidak Perlu jadi Pemimpin Seperti Penjual Es Krim
Realisasi Anggaran 40 Persen, Upah HOK Pekerja Persiapan Sentra Pengembangan Sapi di Flores Timur Belum Dibayar
Peternakan Sapi di Flores Timur–Swakelola Lembaga, Anggaran Rp 1 Miliar Lebih, Sudah Realisasi 40 Persen
Ketua PMKRI Ende Penuhi Panggilan Penyidik Klarifikasi Soal Dugaan Pengancaman Anak Saat Demo
Festival Budaya Anak TBM Solita di Asam Satu–Ruang Pewarisan Nilai Budaya dan Hidupkan Iklim Wisata Flores Timur
Berita ini 330 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:28 WITA

Kelola 24 Lahan Parkir Tepi Jalan, PT. TFT Globalindo Pasang 18 Kamera Pengawas

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:12 WITA

Gandeng PT. TFT Globalindo, Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi parkir Tepi Jalan Pertama di NTT

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:06 WITA

Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi Parkir Tepi Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:52 WITA

Lantik Ibrahim jadi Kasat Pol PP, Bupati Ende; Anda Tidak Perlu jadi Pemimpin Seperti Penjual Es Krim

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WITA

Peternakan Sapi di Flores Timur–Swakelola Lembaga, Anggaran Rp 1 Miliar Lebih, Sudah Realisasi 40 Persen

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pemda Sikka Terapkan E-Retribusi Parkir Tepi Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:06 WITA

Opini

Jejak Langkah, Tanah Rantau dan Rumah Pertama

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:48 WITA