RSUD Bajawa di Late Mulai Layani Pasien–‘Tersedia 4 Loket Sehingga Pasien Cepat Ditangani’ - FloresPos Net

RSUD Bajawa di Late Mulai Layani Pasien–‘Tersedia 4 Loket Sehingga Pasien Cepat Ditangani’

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) resmi mulai beroperasi di Late, Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada pada Selasa (2/6/2026). Sebelumnya rumah sakit milik Pemerintah Daerah ini beroperasi di Jalan Diponegoro, Bajawa.

Hari pertama pelayanan RSUD Bajawa di Late itu, banyak pasien antusias dan mengaku bahagia. Selain tempatnya nyaman, pasien juga mengaku senang karena tersedia empat loket sehingga pelayanan terasa cepat.

“Saya pasien sakit gigi. Saya bahagia dan puas karena ada 4 loket pelayanan sehingga tidak lama menunggu penanganan,” ungkap Kornelia Lapeng, salah satu pasien dari Kecamatan Wolomeze, Selasa (2/6/2026).

Selain pasien, di hari pertama pelayanan, RSUD Bajawa di Late juga mendapat kunjungan langsung dari Anggota DPRD Ngada Atanasius H.Watungadha.

Ati Watungadha sapaan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Ngada itu mengatakan kehadiran RSUD Bajawa di Late merupakan hasil dari Rapat Dengar Pendapat antara DPRD dengan Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Bajawa. Saat itu disampaikan, untuk pelayanan Rawat Jalan dimulai Selasa, 2 Juni 2026.

Baca Juga :  Dukung Program Pemerintah, Polres Ende Kawal Penyaluran Bantuan Pangan Beras

Sebelumnya, katanya, Direktur RSUD Bajawa menginformasi bahwa pembenahan dengan memindahkan semua peralatan dan dokumen Rawat Jalan di Late dilaksanakan pada waktu liburan beberapa hari terakhir.

“Ini kunjungan inisiatif dari saya sebagai anggota DPRD Ngada. Saya kunjung hari pertama ini untuk menemui pasien, petugas dan masyarakat. Sehingga dirinya saya punya referensi apabila ada kendala yang perlu dicari jalan keluarnya,” jelas Ati Watungadha.

Dia mengaku dalam kunjungan itu bertemu juga dengan sejumlah pasien. Pasien yang ditemui umumnya senang karena lebih nyaman dan tidak lagi harus berdesak seperti di Gedung RSUD Bajawa yang lama.

Selain kenyamanan pelayanan, kata dia, masih banyak juga yang harus dibenahi secara bersama. Tidak hanya sarana dan prasarana dalam Rumah Sakit Late tetapi sarana penunjang lainnya, katanya

Baca Juga :  FLC: Pengembangan Pertanian Regeneratif dan Permaculture Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Beberapa hal yang perlu dibenahi dan mendapat perhatian. Kata dia, jalur jalan menuju RSUD di Late dari beberapa arah terutama di melewati Bobou-Kantor PU-Wolobaja-Ogi-Late serta akses alternatif lainnya.

“Dengan adanya aktifitas ini berharap bisa memacu Dinas PU, Dinas Perhubungan dan Dinas terkait lainnya untuk sama-sama membenahi yang kurang. Bisa didorong pada APBD Perubahan karena APBD Induk 2026 tidak ada anggaran yang dialokasikan,” kata Ati Watungadha.

“Jalan dalam kompleks Rumah Sakit juga perlu dibenahi seperti menuju ruangan Manajemen, UGD dan Poliklinik,” tambah dia.

Terkait keluhan warung di seputaran Rumah Sakit, Ati Watungadha mengaku mendapat Informasi akan disiapkan tempat khusus untuk warung atau Kantin di kompleks Rumah Sakit dan sudah ada yang mendaftar.

Ati Watungadha mengapresiasi Staf Manajemen, Dokter dan Paramedis RSUD Bajawa yang sangat sigap menyiapkan segala sesuatu terkait pengoperasian Rawat Jalan tersebut. *

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati
Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas
Himabris IKTL Gelar Story Telling Competition, Diikuti 6 SMP se Larantuka
Pernyataan WALHI NTT Terkait Proyek K-SIGN di Rote Ndao
WALHI NTT Tegaskan Industri Garam Skala Besar di Wilayah Pesisir Pulau Kecil Berpotensi Menimbulkan Berbagai Tekanan Ekologis
Ombudsman NTT Tekankan Reformasi Birokrasi Polri Harus Berorientasi pada Pelayanan Publik
WALHI NTT Minta Pemerintah dan APH Usut Tuntas Dugaan Peredaran Kayu Sonokeling Ilegal di TTU
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:38 WITA

Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:28 WITA

Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:07 WITA

Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:22 WITA

RSUD Bajawa di Late Mulai Layani Pasien–‘Tersedia 4 Loket Sehingga Pasien Cepat Ditangani’

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:26 WITA

Himabris IKTL Gelar Story Telling Competition, Diikuti 6 SMP se Larantuka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:28 WITA

Nusa Bunga

Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas

Selasa, 2 Jun 2026 - 19:07 WITA