Hubertus Bahagia Dapat Remisi Bebas - FloresPos Net

Hubertus Bahagia Dapat Remisi Bebas

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hubert Juani

Hubert Juani

BAJAWA, FLORESPOS.net-Hubertus Juani, warga Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo mengungkapkan kegembiraannya ketika mendapat remisi dari Rumah Tahanan Kelas II Bajawa dan dinyatakan langsung bebas.

Kepada Florespos.net yang menemuinya usai penyerahan remisi tersebut, Sabtu (16/8/2025) Hubertus mengatakan bahwa dirinya merasa sangat berbahagia karena sudah dapat kembali ke keluarganya setelah menjalani hukuman di Rutan Bajawa.

“Saya harus mengatakan dengan tulus bahwa Petugas Rutan Bajawa sungguh menjaga dan membimbing kami dengan tulus,” ungkapnya.

Selama menjalani hukuman, banyak hal yang diperoleh seperti keterampilan, bimbingan rohani juga pengetahuan tambahan seperti komputer.

Baca Juga :  Pemilu 2024 di Nagekeo Berpotensi Lakukan PSU, Ketua KPUD: pada Lima TPS

“Setelah saya kembali niat saya hanya ingin membahagiakan istri dan anak saya juga mama saya. Saya janji tidak akan mengulangi hal buruk yang saya pernah buat,” tambahnya.

Walaupun tidak setiap hari namun setiap bulan istrinya selalu datang berkunjung dimana selama 10 bulan menjadi penghuni Rutan Bajawa.

Bakat yang dimiliki yakni tukang kayu sehingga setiap harinya dirinya selalu berada di bengkel.

Ia terus belajar menambah pengetahuan untuk pekerjaan tukang kayu bersama yang lebih senior dan punya kemampuan lebih.

Kepala Rumah Tahanan Kelas II B Bajawa, Prianggoro Agung Wibowo  kepada Florespos.net di rua ng kerjanya mengatakan, narapidana yang mendapat remisi setelah melalui proses penilaian seperti perkembangan psikologi, komunikasi sosial sesama warga binaan dan petugas dan semuanya dinilai oleh wali Pemasyarakatan.

Baca Juga :  Nolan Minta Dipakaikan Baju Seragam Bupati Ngada

Kepada tiga orang yang langsung bebas pada tanggal 17 Agustus 2025 dirinya berpesan agar kembali ke masyarakat dan bekerja dengan baik serta tidak lagi berurusan dengan masalah hukum.

“Bagaimanapun hidup dalam penjara tidak senikmat dengan hidup bersama keluarga. Setelah bebas harus berkelakuan lebih baik,” tutupnya.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 467 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA