LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sarifudin Malik, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) memastikan semua alat tangkap yang digunakan nelayan di daerah itu ramah lingkungan.
Ia mengatakan itu menanggapi Florespos.net baru-baru ini di Labuan Bajo, terkait kesadaran nelayan Mabar terhadap pelestarian lingkungan perairan di kabupaten berlabel pariwisata kelas dunia itu, khususnya pelestarian laut.
Malik menilai, hampir dipastikan kesadaran dan kemauan baik kaum nelayan Mabar terhadap pelestarian lingkungan laut sejauh ini baik.
Terbukti dalam aktivitas keseharian mereka mencari dan mendapatkan hasil laut, termasuk penangkapan ikan, tidak menggunakan bahan destruktif. Alat tangkap merusak dan memusnahkan di antaranya bom dan pukat hari mau.
Sebaliknya alat tangkap yang dipergunakan nelayan Mabar sejauh ini, kata mantan Lurah Labuan Bajo Kecamatan Komodo Mabar itu diyakini semuanya ramah lingkungan.
Disebutkan, berdasarkan data terkini DKPP, bahwa jumlah alat tangkap pada nelayan Mabar sebanyak 2,556. Terdiri dari bagan perahu 88, pancing ulur 1,134, pukat cincin/purse seine 46, bubu 34, jaring insang/gill net 696, dan alat-alat lainnya 556.
Total armada perikanan laut di Mabar, juga seturut data terbaru DKPP yakni sebanyak 2,196, terdiri dari perahu tanpa motor dan perahu motor.
Perahu tanpa motor berupa jukung 307 unit dan perahu papan 109 unit. Kapal motor yakni berupa motor tempel 525 unit, 0-5 GT 1,236 unit, dan 5 GT keatas 19 unit.
Sedangkan total nelayan di Mabar, juga sesuai data terbaru DKPP, yakni 3,070 orang. Berstatus nelayan penuh 2,267 orang, nelayan sambilan utama 571 orang, dan nelayan sambilan tambahan 232 orang.
Nelayan di Mabar menetap di 4 kecamatan, yaitu Komodo, Lembor Selatan, Masang Pacar, dan Boleng, karena 4 itu memiliki wilayah laut.
Di Kecamatan Komodo 1,880 nelayan, alat tangkap 1,343, dan armada perikanan laut 1,175.
Untuk Kecamatan Lembor Selatan 377 nelayan, 223 alat tangkap, dan 210 armada perikanan laut.
Kecamatan Masang Pacar terdiri dari 201 nelayan, 286 alat tangkap, dan 336 armada perikanan laut. Di Kecamatan Boleng 612 nelayan, 704 alat tangkap, dan 475 armada perikanan laut, urai Malik. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando










