ENDE, FLORESPOS.net-Pastor Paroki Santo Yosef Onekore, P. Krispinianus Lado, SVD yang berbicara mewakili Provinsial Provinsi SVD Ende, Rektor Distrik SVD Ende-Lio dan sebagai Wakil Rektor Distrik SVD Ende Lio memberikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh umat Paroki Onekore yang telah memberikan kado terindah bagi karya misi Serikat Sabda Allah (SVD) yang tahun ini merayakan HUT ke-150.
“Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan untuk peristiwa malam ini (pementasan Teater Jejak Sabda), yang bagi saya (Pater Pian) sebagai pastor paroki di sini istilah teater seperti ini yang pertama bagi saya. Dan yang pertama kali selama jadi pastor paroki di sini (onekore)”.
“Tetapi ini jadi kegembiraan tersendiri bagi diri saya, lalu juga sebagai anggota SVD, saya mewakili semua konfrater dari SVD yang tentu sangat bergembira karena umat Paroki Santo Yosef Onekore sudah mempersembahkan kado yang indah melalui teater ini,” kata Pater Pian Lado ketika membuka dengan resmi pementasan Teater Jejak Sabda di Aula Batara SMANSA Ende, Senin (7/7/2025).
Pater Pian Lado mengungkapkan, Teater Jejak Sabda menjadi kado yang terindah dari umat Paroki Onekore untuk mewakili seluruh Keuskupan Agung Ende bahkan seluruh misi SVD sejak tahun 1913 sampai sekarang di Nusa Tenggara, mulai dari Bali sampai Timor.
“Kami (SVD) sangat bangga untuk dukungan dari umat sekalian. Perjalanan sejarah telah membuktikan bahwa Serikat Sabda Allah (SVD) telah menanam benih sabda di wilayah Nusa Tenggara ini dan tentu kita semua sebagai anak cucu dari SVD dan tentu kita semua, bersama kami (SVD) dari anggota SVD yang sekarang ini bersyukur untuk rahmat panggilan sebagai missionaris”.
“Kami yakin bahwa kalian semua (Umat Katolik) mendukung karya misi gereja yang dibawa oleh SVD. Kami yakin sekali. Bukan untuk membalas jasa dari SVD yang sudah memulai misi di Flores dan Nusa Tenggara, tetapi lebih dari pada itu gereja sebagai misi, sebagai gereja missioner pada prakteknya dia terus mendukung kehadiran penyebaran injil kemana dan di mana saja”.
“Tentu di antara kalian ini ada saudara, kakak atau adik yang menjadi anggota SVD. Tentu dengan demikian kalian juga mendukung karya penyebaran injil yang tentu bagi kami sebagai suatu kebanggaan. Kebanggaan kami adalah untuk mewartakan injil teristimewa di tempat di mana injil belum sama sekali atau belum cukup diwartakan ataupun belum diperkenalkan” .
“Pada malam ini kami semua tentu mau besama kalian saksikan teater ini dan kita semua yakin bahwa melalui teater ini akan menggugah hati kita untuk lebih bersikap missioner, siap diutus kemana saja,” kata Pater Pian Lado.
Hipnotis Penonton
Disaksikan Media ini, Senin (7/7/2025) penampilan luar biasa dari para pelakon “Teater Jejak Sabda” mampu membuat penonton yang memadati Aula Batara Smansa terhipnotis.
Penampilan luar biasa dari para bintang teater mampu membuat penonton tak beranjak dari tempat duduknya selama kurang lebih 2 jam pementasan.
Teater Jejak Sabda yang didukung orang muda katolik (OMK), SEKAMI, JPA, Mahasiswa PBSI Uniflor, Clarita Choire serta penampilan pendukung lain dari Amoak Teras Baca dan Band OMK Sinjo.
Sejumlah tokoh umat yang hadir kepada pemandu acara, Titin Jene menyampaikan rasa bangga dan penghargaan terhadap penampilan Teater Jejak Sabda. Para tokoh yang memberikan apresiasi di antaranya, Amatus Peta, Anton Se, dan John Th. Ire.
Sementara anggota DPRD Ende, Nando Watu mewakili anggota Dewan yang hadir kepada Florespos.net menyampaikan penghargaan terhadap pementasan Teater Jejak Sabda. Menurut Nando Watu, pementasan seperti ini mesti terus dilakukan agar generasi muda sungguh memahami sejarah pewartaan injil di daerah ini atau wilayah Keuskupan Agung Ende.
“Sebagai orang yang pernah dan lahir dari SVD, saya mesti memberikan penghargaan yang tinggi terhadap teman-teman dari Paroki Onekore atau siapa saja yang telah mendukung dan menginisiasi pementasan malam ini. Pementasan ini membuktikan bahwa warga atau umat Katolik di Ende tidak melupakan sejarah”.
“Meski demikian, setelah menyaksikan teater malam ini, saya menjadi tersentuh bahwa saat ini di paroki-paroki ada sesuatu yang hilang. Misalnya paroki tidak lagi bisa menjadi tempat untuk melahirkan tenaga-tenaga terampil seperti dulu. Tidak ada lagi bengkel, tidak ada lagi kursus pertanian, tidak ada lagi media yang menjadi salah satu ciri khas pelayanan gereja di masa lalu. Hal ini mesti menjadi pemikiran bersama untuk kembalikan peran pelayanan kepada umat,” kata Nando Watu.
Uniflor Berikan Dukungan Dana
Perwakilan Yayasan Persekolahan Flores (Yapertif) yang menaungi Universitas Flores (Uniflor), Anton Se usai menyatakan kebanggaan dan penghargaan atas apa yang dilakukan panitia 150 tahun SVD melalui Teater Jejak Sabda juga menyerahkan dukungan dana kepada panitia.
“Yang berikut bapa, mama sekalian,saya ini dari Uniflor bersama ibu Emi Gadi Djou. Kami dari Uniflor memberikan apresiasi atau dukungan untuk anak-anak muda kita. Kami dari Uniflor berikan sedikit dukungan dana sebesar Rp 5 juta,” kata Anton Se.
Terima kasih
Ketua rumpun Pemberdayaan Masyarakat DPP Paroki Onekore dan juga ketua pelaksana 3 panitia HUT ke-150 SVD, Yosep Woge menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung sehingga pementasan Teater Jejak Sabda yang disiarkan secara langsung oleh Komsos Keuskupan Agung Ende berjalan sukses.
Yosep Woge menyampaikan terima kasih kepada seluruh kru Teater, sutradara dan penulis naskah, pastor pembimbing, seluruh panitia. Pastor paroki, pastor vikaris, Pastor Moderator OMK Sinjo, Dekorator, penata lampu.
Pemandu Acara atau Master ceremony (MC), Saund Sistem, Yan Mbele dan kru,para donatur, umat, penonton, aparat kemanan dari TNI dan Polri, pihak SMAN 1 Ende serta berbagai pihak lain yang telah mendukung terlaksananya pentas Teater Jejak Sabda.
Yos Woge juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, jika selama proses ini terdapat kesalahan atau kekeliruan yang dibuat panitia.
“Mohon maaf jika ada hal-hal yang tidak berkenan di hati selama masa persiapan dan pelaksanaan pementasan Teater Jejak Sabda. Semoga segala kebaikan yang kita berikan akan datang kembali kepada kita dan menjadi berkat bagi sesama,” tulis Yos Woge melalui WhatsApp, Selasa (8/7/2025). *
Penulis : Anton Harus
Editor : Wento Eliando










