MAUMERE, FLORESPOS.net-Hingga minggu keenam tahun 2025, sudah sebanyak 50 warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dan Puskesmas.
Rinciannya, sebanyak 35 orang dirawat di RSUD TC Hillers Maumere, 14 orang di RSU St.Gabriel Kewapante dan 1 orang mendapatkan perawatan di Puskesmas.
“Enam orang sedang menjalani perawatan di kedua rumah sakit sementara yang lainnya sudah sembuh,” sebut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus saat ditemui di kantornya, Senin (10/2/2025).
Petrus mengatakan, sebanyak 33 orang berumur 5-15 tahun, 12 orang berumur 1-4 tahun sedangkan 5 orang berumur diatas 15 tahun.
Menurutnya, jumlah kasus DBD memang mengalami penurunan bila dibandingan dengan periode yang sama di tahun 2024.
“Tahun 2024 total kasus DBD mencapai 821 kasus dengan jumlah korban jiwa sebanyak 4 orang.Memang sejauh ini kasusnya menurun dibandingkan tahun lalu namun belum signifikan,” ungkapnya.
Petrus menyebutkan, kasus DBD terbanyak ditangani di Puskesmas Kopeta sebanyak 12 kasus disusul Puskesmas Wolomarang 6 kasus, Nelle dan Waigete masing-masing 5 kasus.
Selain itu, Puskesmas Kewapante dan Waipare masing-masing 4 kasus serta Puskesmas Beru dan Nita masing-masing 3 kasus.
Sementara Puskesmas Paga, Teluk, Magepanda, Watubaing, Bola, Hewokloang, Habibola dan Boganatar masing-masing satu kasus.
“Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya preventif dalam menekan kasus DBD namun dibutuhkan kesadaran warga untuk melaksanakannya,” ucapnya.
Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










