Hingga Minggu Keenam, Sudah 50 Warga Sikka Terserang DBD - FloresPos Net - Page 2

Hingga Minggu Keenam, Sudah 50 Warga Sikka Terserang DBD

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus

Sementara itu, dokter spesialis anak RSUD TC Hillers Maumere dr. Mario B. Nara, SpA saat ditemui mengakui masih terdapat 6 anak-anak yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dokter Mario merincikan, bulan Desember 2024 pihaknya menangani 40 anak pasien DBD sementara bulan Januari 2025 sebanyak 32 anak dan bulan Februari 2025 hingga tanggal 10 Februari sudah merawat 11 anak.

“Jumlah pasien DBD yang dirawat belum termasuk orang dewasa. Memang hingga hari ini jumlah kasus DBD mengalami penurunan dibandingan periode yang sama di tahun lalu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rayakan Hari Pers, Wartawan Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ

Mario menjelaskan, anak-anak rentan sekali terserang DBD sebab sistem imun tubuh mereka belum sempurna dan respon tubuhnya terhadap virus yang masuk reaksinya lebih hebat daripada orang dewasa.

Ia mengatakan, rata-rata setelah pasien DBD anak dirawat 5-7 hari, kondisi klinisnya baik dan trombositnya sudah naik diatas 1.000 maka pasien bisa kembali ke rumah dan menjalani rawat jalan.

“Bila mengalami demam lebih dari tiga hari, mengalami nyeri pada tulang dan ada tanda pendarahan, keluar darah di hidung,gusi dan kulit maka segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk melaukan pemeriksaan fisik dan darah,” pintanya.

Baca Juga :  Ratusan Atlet Bela Diri Sikka Atraksi Meriahkan HUT TNI ke-79

Mario menyebutkan, apabila pasien trombositnya menurun maka harus dicurigai terinfeksi virus dengue sehingga mungkin bisa menjalani rawat jalan atau rawat inap di fasilitas kesehatan terdekat.

“Pencegahannya agar tetap aktif melakukan 3 M Plus di masyarakat seperti menguras dan menutup tempat penampungan air, membersihkan tempat-tempat sarang nyamuk dan menggunakan obat nyamuk,” pesannya. *

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 654 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA