Hingga Minggu Keenam, Sudah 50 Warga Sikka Terserang DBD - FloresPos Net

Hingga Minggu Keenam, Sudah 50 Warga Sikka Terserang DBD

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus

MAUMERE, FLORESPOS.net-Hingga minggu keenam tahun 2025, sudah sebanyak 50 warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dan Puskesmas.

Rinciannya, sebanyak 35 orang dirawat di RSUD TC Hillers Maumere, 14 orang di RSU St.Gabriel Kewapante dan 1 orang mendapatkan perawatan di Puskesmas.

“Enam orang sedang menjalani perawatan di kedua rumah sakit sementara yang lainnya sudah sembuh,” sebut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus saat ditemui di kantornya, Senin (10/2/2025).

Baca Juga :  Ajang Cetak Bibit Unggul, Bupati Sikka Cup Kembali Digelar 2026

Petrus mengatakan, sebanyak 33 orang berumur 5-15 tahun, 12 orang berumur 1-4 tahun sedangkan 5 orang berumur diatas 15 tahun.

Menurutnya, jumlah kasus DBD memang mengalami penurunan bila dibandingan dengan periode yang sama di tahun 2024.

“Tahun 2024 total kasus DBD mencapai 821 kasus dengan jumlah korban jiwa sebanyak 4 orang.Memang sejauh ini kasusnya menurun dibandingkan tahun lalu namun belum signifikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kronologi Kejadian Perkataan Monyet Oleh Staf Serta Langkah yang Diambil Kemenag Sikka

Petrus menyebutkan, kasus DBD terbanyak ditangani di Puskesmas Kopeta sebanyak 12 kasus disusul Puskesmas Wolomarang 6 kasus, Nelle dan Waigete masing-masing 5 kasus.

Selain itu, Puskesmas Kewapante dan Waipare masing-masing 4 kasus serta Puskesmas Beru dan Nita masing-masing 3 kasus.

Sementara Puskesmas Paga, Teluk, Magepanda, Watubaing, Bola, Hewokloang, Habibola dan Boganatar masing-masing satu kasus.

“Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya preventif dalam menekan kasus DBD namun dibutuhkan kesadaran warga untuk melaksanakannya,” ucapnya.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 674 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru