Dampak Efisiensi: 2,1 Juta Orang Terancam Menganggur hingga Meningkatnya Kecelakaan Mudik Lebaran - FloresPos Net

Dampak Efisiensi: 2,1 Juta Orang Terancam Menganggur hingga Meningkatnya Kecelakaan Mudik Lebaran

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 09:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jalan nasional di Jatim.(Dok. BBPJN Jatim-Bali)

Ilustrasi jalan nasional di Jatim.(Dok. BBPJN Jatim-Bali)

JAKARTA, FLORESPOS.net – Pemangkasan anggaran belanja infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2025 dari pagu Rp 110,95 triliun menjadi hanya Rp 29,7 triliun, diperkirakan menimbulkan dampak sangat besar.

Tidak saja pembatalan banyak proyek infrastruktur baru, juga potensi rasionalisasi tenaga kerja konstruksi, hingga terjadinya kecelakaan saat mudik Lebaran akibat peniadaan pemeliharaan jalan-jalan Nasional di seluruh Indonesia.

Kepala Dewan Pertimbangan Organisasi Nasional (DPON) Ikatan Konsultan Nasional Indonesia (Inkindo), Peter Frans mengatakan, pemangkasan anggaran infrastruktur ini akan memicu rasionalisasi besar-besaran di perusahaan-perusahaan konstruksi, baik BUMN maupun swasta.

Baca Juga :  TRUK Gandeng JPIC SSpS FBT dan KPKC KUM Hentikan Perdagangan Orang di Keuskupan Maumere

Hal ini karena adanya penurunan jumlah proyek baru, sehingga banyak pekerja, terutama buruh harian dan tenaga kontrak yang menghadapi risiko kehilangan pekerjaan.

Sektor konstruksi yang selama ini menyerap jutaan tenaga kerja, kini berada dalam situasi yang mengkhawatirkan.

Menurutnya, akan ada sekitar 2,1 juta tenaga kerja konstruksi yang terancam menganggur, karena hingga saat ini tidak ada satu pun proyek infrastruktur baru yang dikerjakan.

“Kami para pengusaha konstruksi, konsultan menyuarakan tentang kondisi ini. Sebab dipastikan rasionalisasi besar-besaran akan terjadi di berbagai perusahaan konstruksi baik swasta atau BUMN,” ujar Peter, Sabtu (8/2/2025).

Baca Juga :  Masyarakat Desa Siru Dapat Bantuan Toilet dari Dinas Cipta Karya Mabar

Selain rasionalisasi, berkurangnya anggaran untuk proyek-proyek strategis, juga berdampak pada tantangan dalam menjaga kelangsungan bisnis, mulai dari menurunnya volume pekerjaan, ketatnya persaingan dalam tender proyek atau kontrak baru, hingga menurunnya pendapatan.

Executive Vice President Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero) Adjib Al Hakim menuturkan, efisiensi anggaran tersebut akan berpotensi pada penurunan rencana produksi kontrak baru.

“Dan apabila proyek-proyek baru berkurang, akan berdampak pada pendapatan atas kontrak baru perusahaan. Ini ikut terimbas juga,” ujar Adjib dikutip Kompas.com.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 168 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru