3 Hari Pertama 2025, Ratusan Wisatawan Kunjungi Golo Mori Manggarai Barat - FloresPos Net

3 Hari Pertama 2025, Ratusan Wisatawan Kunjungi Golo Mori Manggarai Barat

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025 - 13:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Golo Mori di timur selatan Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) belakangan ramai dikunjungi pelancong. Baik turis asing dan Nusantara pun lokal NTT.

Demikian data Nurul Komalasari, Stakeholder & Public Relation The Golo Mori Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) kepada media ini melalu WA group baru-baru ini.

Dirincikan pada 1 Januari 2025 sebanyak 305 orang, tanggal 2 Januari 2025 sejumlah 119 orang, dan pada tanggal 3 Januari 2025 sebanyak 124 orang, total 548 orang wisatawan.

Namun Nurul Komalasari tidak merincikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnu) serta turis lokal NTT, termasuk Mabar pada kunjungan 3 hari pertama 2025 itu.

Pengamatan Florespos.net pada Rabu (1/1/2025), wisatawan silih berganti masuk destinasi wisata elit Golo Mori meski cuaca kurang bersahabat, mendung dan gerimis bergantian. Lokasi ini bagian dari Desa Golo Mori Kecamatan Komodo Mabar NTT.

Wisatawan Domestik Menikmati Keindahan Golo Mori.

Sebelum masuk kawasan wisata elit itu, para pengunjung membeli tiket/karcis masuk di gerbang depan seharga Rp. 30 ribu/orang dewasa, anak-anak gratis. Satpam ramah dan santun mengingatkan pengunjung untuk selalu menjaga kebersihan kawasan, jangan sembarangan buang sampah.

Baca Juga :  Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Ini Yang Dilakukan Kapolres Ende dan Jajaran

Hampir semua spot foto di lokasi wisata elit Golo Mori ketika itu didatangi para pelancong untuk berpose secara perorangan maupun berkelompok.

Ada yang berpose di gedung Golo Mori Convention Center, di bukit- bukit, termasuk puncak Golo Mori dan di pantai setempat untuk sekedar bercengkrama. Sementara cuaca kurang bersahabat, mendung dan kadang bergerimis.

“Ini baru kren, asik,” komentar Ovan, pemuda Labuan Bajo asal Manggarai Timur (Matim) NTT saat itu.

Senada diungkapkan Nesti dan warga Cekalikang, Watu Cie-Matim pada kesempatan yang sama. Mereka sengaja datang merayakan Tahun Baru 2025 di Labuan Bajo dan Golo Mori.

Di pantai Soknar, bibir barat Golo Mori, pada hari awal Januari 2025 itu juga disemuti wisatawan. Kiri kanan ruas tol Labuan Bajo-Golo Mori terpakir rapi deretan panjang kendaraan roda empat milik para pelancong.

Tampak mereka begitu menikmati indahnya alam sekitar, pantai, laut dan perbukitan nan menghijau. Ada yang sekedar mandi-mandi/berenang di laut setempat, foto-foto, dan ada yang sekedar canda tawa. Suasananya begitu murah meriah, santai dan penuh kekeluargaan, familiar.

Baca Juga :  Dewan Minta Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Perumda Bidadari

Tak jauh dari situ, di tulisan GOLO MORI 16 KM juga dijejali manusia. Ada yang foto-foto, ada yang sekedar bercerita dan berbagai aktivitas lain. Cuaca mendung dan kadang bergerimis.

Bukan cuma di kawasan destinasi wisata elit Golo Mori, di pantai Soknar dan GOLO MORI 16 KM, di Pantai “Sudamala” Labuan Bajo juga hari pertama 2025 didatangi banyak pengunjung meski cuaca mendung dan terkadang gerimis.

Di antara pengunjung tersebut ada wisman, wisnu, turis lokal NTT dan penduduk setempat Labuan Bajo. Mereka lebih pilih menonton gulungan gelombang dan deburan ombak yang pecah di pantai setempat dengan warna buih keputih-putihan.

“Good-good, ungkap dua bule dewasa yang saat itu sedang asik berjalan menyusur pantai berpasir sambil memandang gulungan gelombang di lautan dalam nun jauh di sana.

Segerombolan anak-anak asal Cekalikang Watu Cie Matim serta anak Labuan Bajo, juga tak kalah serunya bermain air laut di bibir pantai setempat. Mereka adalah Reza, Natasya, Natan dan lainnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 274 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru