Kementan Berikan 119 Pompa Air Demi Peningkatan Indeks Pertanaman di Manggarai Barat - FloresPos Net

Kementan Berikan 119 Pompa Air Demi Peningkatan Indeks Pertanaman di Manggarai Barat

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 08:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dalam rangka perluasan areal tanam dan peningkatan indeks pertanaman di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) mendroping 119 unit mesin pompa air buat petani pada periode 2024.

Dari 119 pompa air tersebut, 22 unit di antaranya sudah dibagikan kepada kelompok tani (Poktan) di daerah itu dan sisanya 97 unit masih berproses administrasi.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Mabar, Laurensius Halu menanggapi media ini di Labuan Bajo, Rabu (28/8/2024).

Selain seratusan mesin pompa air, Kementan RI juga menyalurkan 11 unit hand sprayer (alat semprot tangan), dan yang ini juga sudah di tangan para Poktan di Mabar. Kementan juga telah realisasikan 38 unit traktor roda dua kepada Poktan-Poktan di Mabar. Juga 18 irigasi perpipaan dan yang ini masih berproses, ditambah 7 irigasi perpompaan.

Baca Juga :  Hari Ibu di Larantuka, Paroki Katedral Gelar Pemberian Makanan Bergisi Bagi Balita

“Semua bantuan Kementan ini dalam rangka perluasan areal tanam dan peningkatan Indeks pertanaman di Manggarai Barat dua ribu dua puluh empat, ” beber Kadis Halu.

Kadis Halu mengungkapkan, peningkatan indeks pertanaman dimaksud misalnya dari biasa tanam satu kali menjadi dua kali dengan kehadiran alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut.

Baca Juga :  Tinggalkan Tugas Sejak 2019, Seorang Polisi di Ende Diberhentikan

Ditambahkan, luas lahan baku sawah (lbs) di Manggarai Barat yakni 16.892,47 hektare (ha). Di antaranya tersebar di daerah irigasi Lembor 3.085,2 ha atau 18, 26% dari lbs Mabar, irigasi Terang di Kecamatan Boleng 2.573, 54 ha atau 15,23% dari lbs di Mabar. Irigasi Nggorang di Kecamatan Komodo 1.669, 47 ha atau 9,88% dari lbs Mabar.

“Tiga irigasi ini (Lembor, Terang, Nggorang) merupakan terbesar di Manggarai Barat. Sedangkan yang lainnya kecil-kecil, seperti Welak, Lembor Selatan, Sano Nggoang, dan sebagainya, ” ujar Kadis Halu. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru