Perumda Air Minum Ngada Beri Penghargaan Dua Pegawai Teladan - FloresPos Net

Perumda Air Minum Ngada Beri Penghargaan Dua Pegawai Teladan

- Jurnalis

Selasa, 26 Maret 2024 - 14:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Ngada, NTT, memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-43. Pada moment itu, Perumda memberikan penghargaan kepada dua pegawai teladan.

Penghargaan dberikan kepada Richardus Raro selaku Kasubag Pelayanan Gangguan dan Pius Wua, operator mesin pompa air di Wae Roa. Penghargaan juga diberikan kepada Unit Soa sebagai unit yang memberikan pelayanan terbaik.

Peringatan HUT dilaksanakan dalam apel bersama di halaman Kantor Bupati dipimpin Bupati Ngada Andreas Paru, pada Senin (25/3/2024).

Bupati Ngada Andreas Paru mengatakan Perumda Air Minum Kabupaten Ngada saat ini telah menunjukkan eksistensinya untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap kebutuhan mendasar manusia yaitu air bersih. Penghargaan juga layak diberikan kepada dua pegawai tersebut.

Bupati Andreas mengatakan, pada tahun 1981 ketika dibentuk Badan Pengelolaan Air Minum (BPAM) saat itu dibawa koordinasi Dinas PU Kabupaten Ngada dan selanjutnya berdiri sendiri.

Dedikasi dalam pelayanan terhadap kebutuhan air minum telah dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh jajaran Perumda Kabupaten Ngada sehingga dari tahun ke tahun semakin baik.

Baca Juga :  Di Flores Timur, Julie Sutrisno Laiskodat Sosialisasi 4 Pilar di Lohayong Solor Timur

Perumda Air Minum Kabupaten Ngada merupakan perusahaan daerah. Maka harus dijaga dan memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.

Sejak tahun 2021 dengan tunggakan yang begitu banyak pada pelanggan air minum sehingga pelayanan ditingkatkan dan banyak hutang yang tertagih.

Perbaikan jaringan, mutu dan kualitas air yang lebih baik membuat pelanggan dengan kesadaran memberikan kontribusi lewat biaya yang ditetapkan untuk air minum bersih.

Respon terhadap keluhan masyarakat telah terjadi dan itu diwujudkan dengan laba yang sudah hampir mencapai Rp 6 miliar.

Bupati Andreas meminta jajaran Perumda Air Minum Kabupaten Ngada untuk memanfaatkan aset pemerintah pusat untuk pengelolaan air minum di kecamatan  di Foa , Kecamatan Inerie dan di Kecamatan Riung.

“Saya minta agar segera difungsikan kembali karena anggaran yang dikeluarkan APBN cukup besar namun tidak dimanfaatkan. Ini tantangan Perumda Air Minum Kabupaten Ngada,” katanya.

Jajaran Perumda Air Minum juga, Bupati Andreas meminta menjaga soliditas dan kekompakan serta menciptakan situasi harmonis dan memahami tugas dan fungsi masing-masing.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Pu'naka Tetandara Ende Bilang Tidak Bingung Lagi Setelah Lory Datang

Kabag Teknik Perumda Air Minum Kabupaten Ngada Hironimus Nango dalam laporannya mengatakan berdasarkan Perda Kabupaten Ngada No 4 tahun 1993 tentang Pendirian PDAM Kabupaten Ngada maka pada tanggal 21 Februari 2000 dilakukan serah terima pengelolaan sarana dan prasarana sistem penyajian air bersih dari Departemen Pekerjaan Umum NTT kepada Gubernur NTT.

Lalu, dilanjutkan dengan berita acara serah terima dari Gubernur NTT kepada Bupati Ngada pada tanggal 21 Februari 2000. Sampai tahun 2010, PDAM Ngada mengelola 8 unit pelayanan, yaitu IKK Bajawa, Unit Nangaroro, Aesesa, Riung, Soa, Aimere, Golewa dan Boawae.

Hironimus mengatakan, tahun 2011 untuk pelayanan unit Aesesa, Nangaroro dan Boawae tidak lagi dilakukan pelayanan, karena berada di wilayah Nagekeo.

Kata Hironimus, pada tanggal 18 November 2021, PDAM berupa status menjadi Perumda Air Minum Kabupaten Ngada dan sampai saat ini melayani 8 Unit IKK masing-masing Bajawa, Langa, Aimere, Inerie, Golewa Barat, Soa, Riung dan Lengkosambi dengan jumlah 11.698 pelanggan. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 203 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru