Bupati Manggarai Barat Minta TSI Kembalikan Komodo di Luar Negeri ke Habitatnya - FloresPos Net

Bupati Manggarai Barat Minta TSI Kembalikan Komodo di Luar Negeri ke Habitatnya

- Jurnalis

Jumat, 29 September 2023 - 07:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Edistasius Endi, Bupati Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta pihak Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua Bogor mengembalikan ke habitatnya di Mabar semua Komodo yang mungkin masih ada di luar, termasuk yang barangkali juga ada di luar negeri.

Bupati Endi beralasan karena di dunia habitat asli Komodo atau Varanus komodo hanya ada di Flores, khususnya yang berasal dari Mabar, baik dalam kawasan Taman Naional Komodo (TNK) pun di Cagar Alam (CA) Wae Wu’ul dan sekitar.

Orang nomor satu Mabar itu menyampaikan itu pada acara pelepasliaran 6 Komodo Flores di habitat aslinya di kawasan Cagar Alam (CA) Wae Wu’ul, Kecamatan Komodo, Mabar, Flores barat (Flobar) NTT belum lama ini seperti dilansir media ini sebelumnya.

Acara yang dimotori TSI Cisarua Bogor tersebut, seremonialnya di pusatkan di SDN Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, sekitar 1 kilo meter dari lokasi pelepasliaran 6 Komodo Flores tersebut.

Bupati Edi berharap kepada TSI agar Komodo di Mabar banyak betina, karena yang sekarang konon kabarnya didominasi Komodo jantan, termasuk 6 ekor baru datang dari TSI Cisarua Bogor untuk lepas liar di CA Wae Wu’ul, katanya.

Baca Juga :  Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Juleha, Pemkab Manggarai Barat Gandeng B2P2K Bogor

Pada kesempatan yang sama, nada hampir sama datang dari anggota Komisi IV DPR-RI asal Fraksi Nasdem, Julie Sutrisno Laikodat.

Wakil rakyat satu ini asal Daerah Pemilihan (Dapil) NTT I yang mencakupi Alor, Lembata dan Flores termasuk Mabar.

Kata Julie Sutrisno Laiskodat, salah satu yang membuat NTT buming, mendunia, karena ada Komodo. Habitat aslinya cuma di NTT, di Mabar.

“Terima kasih karena saudara kami Komodo kembali ke kami. Saya setuju konservasi,” kata Julie Sutrisno Laiskodat.

Sehubungan dengan ini, semua pihak diharapkan melakukan konservasi. Komodo bagian dari pariwisatas. Pariwisata demi kesejahteraan masyarakat NTT.

Untuk itu jagalah Komodo, jangan ganggu habitanya, jangan punah dia (Komodo). Kalau lakukan itu sama dengan menghancur piring nasi kita.

Pelaku pariwisata mesti menjaga Komodo, konservasi demi anak cucu. Komodo hanya ada di kita, tutup Julie Sutrisno Laiskodat.

Baca Juga :  HUT REI Ke 52, Menparekraf dan Bupati Mabar Tanam Pohon di Parapuar

Ketika itu tersiar kabar Komodo yang berada di luar habitat aslinya di Mabar yakni sekitar 100 ekor. Seratus ekor binatang purba, langka nan buas itu antara lain hidup di TSI Cisarua Bogor dan di luar negeri, entah di negara mana.

Kemudian Komodo yang ada di habitat aslinya di TNK Mabar sekitar 3000 ekor, di CA Wae Wu’ul kurang lebih 23 ekor, belum termasuk 6 ekor pindahan baru dari TSI Cisarua Bogor.

Juga belum termasuk di TWA Riung Ngada, Pota Manggarai Timur, Pulau Longos, Bari, Golo Mori, Nanga Bere (semua di Mabar). Juga konon kabarnya Komodo ada juga di Watu Manu-Sikka, dan di Pulau Solor-Flores Timur.

Kadal raksasa yang hidup di tanah aslinya di CA Wae Wu’ul, Riung, Pota, Longos, Bari, Golo Mori, Nanga Bere, Watu Manu, dan di Pulau Solor adalah Komodo Flores. *

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi
Pasca Gempa Sejumlah Wilayah di Ende Alami Krisis Air, FAN dan Pemuda Katolik Salurkan Air Bersih ke Dusun Songga
Pantau Kondisi Sekolah Akibat Gempa, Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi SDI Ngelapadhi
Polsek Ende dan Bhayangkari Ende Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Rukuramba
Astra Group Salurkan Seribu Paket Sembako dan Shelter bagi Korban Gempa Flores di Sikka
Gempa Flores Susulan, Rumah Seorang Janda di Radabata Akhirnya Ratah Tanah
Gempa Flores, Anak-anak Hadapi Ancaman Berlapis di Pengungsian, Plan Indonesia Desak Berbagai Pihak Beri Bantuan Dasar
PDI Perjuangan Ende Kirim 70 Mahasiswa Korban Gempa Flores Terima Beasiswa KIP Kuliah ke UDN Magethan Jawa Timur
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:20 WITA

Pasca Gempa Sejumlah Wilayah di Ende Alami Krisis Air, FAN dan Pemuda Katolik Salurkan Air Bersih ke Dusun Songga

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:08 WITA

Pantau Kondisi Sekolah Akibat Gempa, Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi SDI Ngelapadhi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:40 WITA

Polsek Ende dan Bhayangkari Ende Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Rukuramba

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Astra Group Salurkan Seribu Paket Sembako dan Shelter bagi Korban Gempa Flores di Sikka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi

Senin, 24 Agu 2026 - 21:30 WITA