LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), dalam hal ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), menggandeng Balai Besar Pelatihan Peternakan dan Kesehatan (B2P2K) Cinagara Bogor terkait 3 jenis kegiatan sertifikasi kompetensi bagi puluhan pengusaha dan petugas PKH Mabar di Labuan Bajo pekan ketiga Juli 2023.
Ketiga kegiatan yakni sertifikasi kompetensi Inseminasi Buatan (IB), sertifikasi kompetensi juru sembelih halal (Juleha) dan sertifikasi kompentesi Butcher/pengolahan daging.
Abidin, Kepala Dinas (Kadis) PKH Mabar, NTT kepada Florespos.net di Labuan Bajo belum lama berlalu mengatakan, kegiatan dimaksud 3 hari, Kamis-Sabtu (20-22/7/2023), terpusat di Rumah Potong Hewan (RPH) Wae Tuak, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.
Kadis Abidin mengungkapkan, kegiatan sertifikasi kompetensi bertujuan untuk menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (Asuh).
“Sekaligus untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) peserta kegiatan, sambung Kepala Bidang (Kabid) Agribisnis Dinas PKH, Alfian Niron.
Masih Niron, jumlah peserta kegiatan sertifikasi kompetensi ini 30 orang. Teridiri dari kelompok IB 10 orang (semua peserta adalah petugas Dinas PKH), 10 orang kelompok Juleha, dan 10 orang dari kelompok butcher.
Semua peserta mendapat sertifikat kompetensi secara nasional sesuai keahlian masing-masing. Dan untuk NTT, kemungkinan Mabar yang baru lakukan kegiatan semacam ini.
“Ini berkat komunikasi baik Pak Kadis (Kadis PKH Abidin) selama ini dengan pihak B2P2K Cinagara Bogor atas alasan Mabar daerah pariwisata super prioritas,” ujar Niron.
Kadis Abidin ungkapkan, kegiatan 3 hari itu sebagian besar biaya ditanggung B2P2K Cinagara Bogor, termasuk mendatangkan asesor. Tim B2P2K ada 7 orang dan Dinas PKH hanya siap lokasi kegiatan, tirop dan lain-lain.
Kegiatan sertifikasi kompetensi dibuka Wakil Bupati Mabar Yulianus Weng. Hadir Kepala Desa Batu Cermin Yono Jehanu, jajaran Dinas PKH Mabar, tim dari B2P2K Cinagara Bogor, peserta, serta lain-lain, tutup Kadis Abidin. *
Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando










