Rentenir Kian Marak, Warga Ende Minta Pemerintah Segera Tertibkan - FloresPos Net

Rentenir Kian Marak, Warga Ende Minta Pemerintah Segera Tertibkan

- Jurnalis

Jumat, 25 Agustus 2023 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Aktivitas rentenir yang berkedok koperasi semakin marak di Kabupaten Ende, NTT. Para rentenir itu memberikan pinjaman kepada warga dengan cara yang mudah sehingga warga mudah tergiur dengan tawaran itu.

Salah seorang tokoh masyarakat di Ende, Hasan Aidit Roja menyampaikan hal ini saat kegiatan Diskusi Publik bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Yohan dan Bank Indonesia (BI) di Ende, Rabu (23/8/2023) lalu.

Kegiatan diskusi publik ini dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ende, Kapitan Lingga serta tokoh masyarakat dan agama di Ende.

Hasan Aidit Roja saat diskusi publik tentang peran tokoh agama dan masyarakat mendukung pengembangan UMKM di Ende mengatakan bahwa aktivitas rentenir saat ini berkedok koperasi kredit tetapi dengan mudah memberikan pinjaman kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pupuk Bersubsidi Langka, Pemkab Sikka Evaluasi Distribusi di Lapangan

“Kita pinjam uang di bank atau koperasi itu melalui proses tetapi di para rentenir itu sangat mudah dan cepat. Satu hari langsung cair,” katanya.

Kata Hasan Aidit dengan cara atau proses yang mudah itu maka para rentenir mematok bunga yang sangat tinggi dan mencekik leher warga yang pinjam uang ke rentenir.

“Prosesnya muda dan cepat maka bunganya sangat tinggi. Ini sangat merugikan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Banyak Desa di Manggarai Barat Ingin Kelola Dermaga dan Jalan Rusak  

Ia meminta pemerintah dengan kewenangan wajib menertibkan agar tidak menyengsarakan masyarakat.

“Pemerintah bisa berkordinasi dengan pihak terkait bisa tertibkan. Jangan tutup mata karena semakin marak di masyarakat,” katanya.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ende, Kapitan Lingga saat itu mengatakan bahwa koperasi berbadan hukum di Ende sekitar 134 koperasi dan sebagiannya sudah mati suri.

Plt Kadis Koperasi dan UMKM Ende saat itu tidak menanggapi secara detail pertanyaan dan keluhan tokoh masyarakat terhadap maraknya rentenir di Ende. *

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 46 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru