Urgensitas Solidaritas Kemanusiaan Gempa Tektonik Flores dan Manajemen Kesiapsiagaan Bencana - FloresPos Net - Page 4

Urgensitas Solidaritas Kemanusiaan Gempa Tektonik Flores dan Manajemen Kesiapsiagaan Bencana

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walburgus Abulat, Jurnalis Senior dan Penulis Buku Karya Kemanusiaan Tidak Boleh Mati

Walburgus Abulat, Jurnalis Senior dan Penulis Buku Karya Kemanusiaan Tidak Boleh Mati

Sedangkan wujud solidaritas kemanusiaan ditunjukkan dengan sikap keikhlasan warga untuk membantu sesama yang menjadi korban bencana, baik dalam bentuk dukungan material/sumbangan suka rela, dukungan moril, maupun wujud solidaritas kemanusiaan lainnya.

Kiranya bencana gempa tektonik Fores dan dan manajemen kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat semakin menggelorakan semangat solidaritas kemanusiaa yang sudah dibangun dan mengakar dalam diri masyatakat kita selama ini untuk terus dinyalakan dan dimaksimalkan demi terwujudnya tatanan masyarakat yang lebih baik, khususnya dalam bingkai manajemen bencana yang lebih baik.

Seraya merenungi hakikat program kesiapsiagaan bencana dan makna solidaritas kemanusiaan di atas, kiranya apa yang dikatakan Perdana Menteri RI Sutan Syahrir ketika berpidato saat peringatan enam bulan usia RI pada tahun 1946 dapat mempertajam sikap kritis kita terhadap misi dan solidaritas kemanusiaan kita selama ini, khususnya dalam upaya menghadapi bencana gempa tektonik Flores saat ini.

Baca Juga :  Ada Apa dengan Sistem Pendidikan dan Birokrasi di Indonesia?

Kebanggaan kita hanya jembatan untuk mencapai derajat kemanusiaan yang sempurna, bukan untuk memuaskan diri kita sendiri. Sekali-kali bukan untuk merusakkan pergaulan kemanusiaan.

Kiranya refleksi kritis Sutan Syahrir ini memacu kita semua untuk terus memberikan pelayanan yang tulus, terus merajut kesiapsiagaan untuk memaknai dan menghadapi setiap bencana alam demi pematangan pembaktian diri kita pada nilai-nilai kemanusiaan universal.

Baca Juga :  Rasio vs Emosi: Menyikapi Narasi "Darurat 7 Hari"

Terutama dalam misi kemanusiaan untuk bersolider dengan para korban gempa tektonik Flores, yang menelan korban jiwa ratusan orang lebih, ribuan bangunan rusak parah, puluhan ribu warga yang diungsikan serta memporakporandakan pelbagai sarana dan prasarana.

Mari kita menyatukan hati dan bersolider dengan para korban dalam bingkai Kesiapsiagaan Bencana dan aksi nyata untuk bersolidaritas dengan sesama para korban gempa tektonik Flores di bawah satu tekad untuk sehati-sejiwa bersolider dengan para korban di sini dan saat ini (hic et nun). Deus benedicat, Tuhan memberkati.*

Penulis adalah Jurnalis, dan Penulis Buku Karya Kemanusiaan Tidak Boleh Mati

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan
Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)
Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Berita ini 757 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA