Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang - FloresPos Net - Page 2

Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maraknya kecelakaan angkutan barang di jalan raya merupakan indikator belum berjalannya diversifikasi moda logistik secara optimal. Beban logistik nasional masih bertumpu sangat berat pada jaringan jalan darat (road-based logistics), sementara pemanfaatan jalur kereta api barang dan tol laut belum kompetitif dari segi biaya operasional dan efisiensi waktu.

Selama perpindahan moda (mode shift) ke transportasi yang lebih aman dan bervolume besar tidak diakselerasi, maka kepadatan dan risiko fatalitas angkutan barang di jalan raya akan tetap tinggi

Penegakan hukum selama ini terbukti mandul karena jangkauannya berhenti pada pengemudi atau sanksi administratif ringan pada armada. Untuk memutus rantai pelanggaran, penegakan hukum harus masuk ke ranah pertanggungjawaban pidana korporasi (corporate liability).

Pemilik barang (cargo owner) yang menyewa truk non-standar dan pengusaha angkutan yang membiarkan armadanya beroperasi tanpa KIR valid harus diposisikan sebagai pelaku utama tindak pidana kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain.

Baca Juga :  Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Sering terjadinya kecelakaan membuktikan bahwa metode pengawasan konvensional di jalan raya sudah usang dan rentan terhadap kompromi. Kita memerlukan reformasi pengawasan total berbasis teknologi yang tidak bisa dinegosiasikan di lapangan, seperti integrasi penuh jembatan timbang digital (Weigh-in-Motion), otomatisasi pencabutan izin rute melalui sistem elektronik, serta pemasangan alat pembatas kecepatan (speed limiter) dan pemantau waktu kerja pengemudi (seperti tachograph) yang terkoneksi langsung ke pusat kendali pemerintah.

Tingginya angka kecelakaan angkutan barang sebenarnya menurunkan daya saing logistik nasional di mata global. Logistik yang modern tidak hanya diukur dari kecepatan dan biaya, melainkan dari keandalan (reliability) dan kepastian keselamatan.

Angka fatalitas yang tinggi mencerminkan risiko investasi yang besar akibat potensi kerusakan barang, keterlambatan pengiriman, dan biaya asuransi yang tinggi. Keselamatan adalah fondasi dari efisiensi, bukan variabel yang bisa ditawar.

Baca Juga :  Irama Keindahan yang Menyatukan (sisipan untuk Fanfare Keuskupan Larantuka)

Poin kritis

Pertama, kegagalan pengawasan dan penegakan hukum (law enforcement). Kita tidak kekurangan regulasi, melainkan konsistensi dalam penegakannya. Jembatan timbang, pemeriksaan kelaikan jalan (KIR), dan sanksi di lapangan sering kali masih bisa dinegosiasikan.

Selama sanksi hukum di jalan raya tidak memberikan efek jera bagi pemilik barang (cargo owner) dan pengusaha angkutan (operator), praktik pelanggaran akan terus dinormalisasi.

Kedua, lingkaran setan ODOL (Over Dimension Over Loading). Masalah ODOL bukan sekadar kelalaian sopir, melainkan persoalan tarif logistik dan struktur pasar. Pengusaha sering kali terpaksa menaikkan muatan di luar kapasitas demi mengejar margin keuntungan yang tipis akibat perang tarif.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Jangan Persulit Administrasi Calon Pekerja Migran di Tingkat Desa dan Kelurahan
Stadion Marilonga Ende dan Standar Venue Sepak Bola Putri: Saatnya Infrastruktur Olahraga Daerah Naik Kelas
Membumikan Kepemimpinan Melalui Transportasi Publik
Menjaga Sakralitas Sumpah Pemuda: Ketika Demokrasi dan Integritas Bangsa Diuji oleh Politik Bayaran
Di Balik Tumpukan Sampah Pesisir Waiwerang: Menagih Solusi, Bukan Sekadar Imbauan
Pertanian Sektor Utama Penggerak Perekonomian Kabupaten Ende
Sumpah yang Dimudahkan
Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:45 WITA

Jangan Persulit Administrasi Calon Pekerja Migran di Tingkat Desa dan Kelurahan

Senin, 2 November 2026 - 19:33 WITA

Stadion Marilonga Ende dan Standar Venue Sepak Bola Putri: Saatnya Infrastruktur Olahraga Daerah Naik Kelas

Senin, 2 November 2026 - 13:09 WITA

Membumikan Kepemimpinan Melalui Transportasi Publik

Senin, 2 November 2026 - 09:21 WITA

Menjaga Sakralitas Sumpah Pemuda: Ketika Demokrasi dan Integritas Bangsa Diuji oleh Politik Bayaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:26 WITA

Di Balik Tumpukan Sampah Pesisir Waiwerang: Menagih Solusi, Bukan Sekadar Imbauan

Berita Terbaru